Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.305 dibandingkan posisi kemarin sore Rp 13.285.
Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 19,818 poin (0,34%) ke level 5.772,086. Sedangkan Indeks LQ45 turun 4,997 poin (0,51%) ke level 969,336.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hampir seluruh indeks sektoral jatuh ke zona merah pagi ini. Ada beberapa yang selamat dan masuk zona hijau berkat aksi beli selektif.
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG mundur 8,253 poin (0,14%) ke level 5.783,651. Sementara Indeks LQ45 menipis 2,464 poin (0,25%) ke level 971,869.
Jelang siang, IHSG merangkak naik hingga bisa berhasil bertengger di zona positif. IHSG naik tipis 0,514 poin (0,01%) ke 5.792,418. Indeks LQ45 turun 0,126 poin (0,01%) ke 974,207.
Posisi tertinggi IHSG sempat terjadi pada level 5.795,420 dan terendah pada posisi 5.771,576. Hingga siang ini, telah terjadi 146.976 kali transaksi sebanyak 3,6 miliar lembar saham senilai Rp 2,8 triliun.
Perdagangan siang ini didominasi aksi beli investor dalam negeri yang mencatat beli bersih Rp 282,988 miliar. Empat sektor saham menguat dipimpin penguatan sektor keuangan yang naik 0,35%. Sebanyak 111 saham menguat, 184 melemah dan 125 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia kompak melemah siang ini. Hal tersebut menjadi sentimen negatif terhadap pergerakan IHSG.
Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
Indeks Nikkei 225 turun 77,19 poin (0,38%) ke level 20.230,41.
Indeks Hang Seng melemah 108,77 poin (0,42%) ke level 25.734,26.
Indeks Komposit Shanghai mundur 3,28 poin (0,10%) ke level 3.136,73.
Indeks Straits Times berkurang 21,08 poin (0,65%) ke level 3.230,34.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya MAP Boga (MAPB) naik Rp 840 ke Rp 2.520, FKS Multi Agro (FISH) naik Rp 440 ke Rp 2.990, Sinar Mas Multiartha (SMMA) naik Rp 425 ke Rp 7.950 dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 350 ke Rp 17.900.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 600 ke Rp 78.800, Jembo Cable (JECC) turun Rp 400 ke Rp 5.000, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 275 ke Rp 25.975 dan Matahari (LPPF) turun Rp 225 ke Rp 14.325. (dna/ang)










































