Ini Alasan IHSG Tembus 5.800 dengan Transaksi Rp 10 T

Ini Alasan IHSG Tembus 5.800 dengan Transaksi Rp 10 T

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 21 Jun 2017 17:45 WIB
Ini Alasan IHSG Tembus 5.800 dengan Transaksi Rp 10 T
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Setelah beberapa hari sebelumnya hampir menyentuh level 5.800, kini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tembus ke level 5.818 karena menguat 26,65 poin atau 0,46% dari posisi penutupan sebelumnya.

Menurut Pengamat Pasar Modal Satrio Utomo pergerakan IHSG hari ini sedikit anomali. Sebab sebentar lagi menjelang libur panjang Lebaran yang biasanya pelaku pasar justru melepas posisi untuk cari aman. Apalagi kondisi pasar regional tengah memerah.

"Sebenarnya kan liburan panjang itu risikonya tinggi, normalnya risk asset akan ambil posisi jual. Utamanya lagi ketika pasar regionalnya lagi enggak bagus," tuturnya melalui sambungan telepon dengan detikFinance, Rabu (21/6/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Satrio, kondisi seperti ini biasanya ada pihak yang menjaga pasar. Pihak tersebut berencana mengamankan portofolionya sebelum libur panjang.

"Pasarnya dibikin terlihat kuat sebelum Lebaran, karena orang kan takut jatuh. Jagain market-nya sepertinya lebih mudah menjaga sekarang dari pada dilepas lalu dijagain nanti setelah libur," imbuhnya.

Menurut Satrio hal itu terlihat dari investor asing yang melakukan aksi jual di pasar reguler sebesar Rp 967,18 miliar. Namun jika dilihat secara keseluruhan dengan pasar nego investor asing tercatat nett buy Rp 194,66 miliar.

Dia mencurigai adanya investor institusi seperti dana pensiun yang melakukan penjagaan tersebut. "Ini memang ada pihak yang menjaga pasar, entah itu BPJS atau pun Asabri," imbuhnya.

Satrio memprediksi kondisi serupa akan terjadi esok hari, yang merupakan perdagangan terakhir sebelum libur panjang Lebaran. Dia memprediksi IHSG akan bergerak dalam rentang 5.850-5.860.

"Jadi enggak heran kalau naik lagi. Sepertinya skemanya juga sama. Istilahnya IHSG dipertahankan dalam tren naik," tukasnya. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads