Di depan ratusan pelaku pasar, Jokowi meminta agar mereka tidak terpengaruh konflik di luar pasar modal di tengah hangatnya situasi politik yang terjadi, seperti aksi damai 212 dan lain sebagainya. Dia ingin agar pelaku pasar hanya fokus berinvestasi agar mengembangkan pasar modal Indonesia.
"Kita masih urusan 212. Masa di sini (di pasar modal) masih masuk ke situ (konflik di luar pasar modal). Masa masih menggunakan pikiran untuk memikirkan itu. Itu urusan politik. Bapak ibu fokus saja untuk tetap mengejar ketertinggalan yang ada," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (4/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jokowi perkembangan pasar modal memiliki dampak multiplier efek yang besar. Dengan banyaknya yang berinvestasi maka akan memajukan emiten, dan emiten bisa terus mengembangkan usahanya.
"Saya ingin dengan menguatnya ekonomi kita akan terbuka, banyak lapangan pekerjaan. Nilai tambah bisa kita ambil manfaatnya," imbuhnya. (dna/dna)











































