Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan pihaknya telah meminta surat penjelasan dari pihak MDRN. Setelah membaca surat itu, pihaknya akan memanggil manajemen MDRN untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.
"Saya belum bisa jelaskan, enggak tahu suratnya sudah sampai atau belum. Hari ini atau besok suratnya saya baca dulu," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (4/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Tito penutupan gerai Sevel tidak menjadi saham MDRN harus di-delisting alias dikeluarkan dari pasar modal. Sebab MDRN masih memiliki lini bisnis lainnya, meskipun pendapatan Sevel merupakan mayoritas dari pendapatan perseroan.
"Sevel nggak, karena Modern Internasional kan ada pendapatan lainnya dan mereka akan datang laporan ke kami, hari ini atau besok mungkin sudah ada datanya. Mereka nggak mau delisting, karena ada pendapatan yang lain," tuturnya.
"Enggak ada kewajiban public expose untuk Sevel karena penutupan gerai, tapi kalau mereka datang kami akan imbau. Datangnya sesudah saya terima surat mereka," tukasnya. (ang/ang)











































