Jokowi: Kalau IHSG 6.000, Dirut BEI Jalan Kaki dari Mana ke Mana?

Jokowi: Kalau IHSG 6.000, Dirut BEI Jalan Kaki dari Mana ke Mana?

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Selasa, 04 Jul 2017 23:20 WIB
Jokowi: Kalau IHSG 6.000, Dirut BEI Jalan Kaki dari Mana ke Mana?
Foto: Dok. Biro Pers Setpres
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (4/7/2017). Jokowi hadir di BEI setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tembus level 5.900.

Dalam sambutannya, Jokowi menginginkan IHSG bisa tembus level 6.000 tahun ini.

"Ya kalau keinginan kita semakin naik semakin baik," kata Jokowi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: IHSG Tembus 5.000, Dirut BEI Pulang Jalan Kaki ke Pondok Indah

Nah terkait hal itu, Jokowi menulis di akun Facebooknya soal Direktur Utama BEI, Tito Sulistio, yang berjalan kaki dari kantor BEI ke rumahnya di Pondok Indah saat IHSG tembus level 5.000 Juli tahun lalu.

Pada bulan Juli tahun lalu, Indeks Harga Saham Gabungan kita tembus ke angka 5.000-an. Saya ingat benar, pencapaian itu dirayakan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dengan berjalan kaki dari kantor bursa ke Pondok Indah. Lumayan jauh.

Hari ini saya datang ke lantai BEI dan angka IHSG selepas libur Lebaran sempat bertengger di angka 5.910. Kalau nanti tembus 6.000, saya penasaran Dirut BEI akan jalan kaki dari mana ke mana?

Yang jelas, saya mengapresiasi kinerja bursa saham kita. Lompatan IHSG yang sangat tinggi merupakan pertanda kuatnya kepercayaan pasar pada pergerakan ekonomi nasional.


Menurut Jokowi, IHSG yang mencetak rekor dikarenakan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Indonesia. Jokowi memastikan, Indonesia dianggap sebagai negara yang memiliki prospek bagus untuk berinvestasi.

"Indeks harga saham gabungan kan tembus ke 5.900. Bisa naik bisa turun. Artinya apa? Pasar menilai negara kita Indonesia ini memiliki prospek yg bagus untuk berinvestasi," tutur Jokowi. (hns/dkp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads