Modern Internasional Yakin Bisa Hidup Meski 7-Eleven Gulung Tikar

Modern Internasional Yakin Bisa Hidup Meski 7-Eleven Gulung Tikar

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 06 Jul 2017 18:10 WIB
Modern Internasional Yakin Bisa Hidup Meski 7-Eleven Gulung Tikar
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - PT Modern Internasional Tbk (MDRN) telah menghadap PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Mereka menjelaskan mengenai keberlangsungan perseroan pasca penutupan seluruh gerai 7-Eleven (Sevel), yang merupakan anak usahanya.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat, mengatakan dalam pertemuan tersebut pihak MDRN yakin masih bisa bertahan. Sebab MDRN masih memiliki entitas usaha lainnya.

MDRN sendiri diketahui memiliki anak usaha PT Modern Data Solusi dan PT Modern Photo Industry. Meskipun PT Modern Sevel Indonesia (MSI) yang menaungi sevel menyumbang porsi pendapatan paling besar. Sementara PT Fresh Food Indonesia juga otomatis terguncang, sebab entitas ini yang menyuplai produk untuk Sevel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya selama ini dia akan fokus pada bisnis utama mereka itu data digital atau satu lagi apa gitu alat kesehatan kalau tidak salah. Jadi itu sebenarnya pendapatan perusahaan sih masih ada ya," tutur Samsul, di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Sayangnya pihak MDRN, kata Samsul, belum bisa memberikan hitung-hitungan proyeksi kinerja anak usaha lainnya. Namun pihak MDRN memastikan perseroan masih memiliki lini bisnis lainnya yang bisa memberikan pemasukan.

"Dia belum ada rencana yang lain ya, artinya kalau rencana bisnis baru nanti mungkin ada. Cuma kan mereka enggak bisa sebutkan sekarang. Yang pasti bisnisnya mereka bukan hanya ini ada yang lain, yang selama ini jadi memberatkan perusahaan mereka akan balik ke bisnis utamanya lagi," imbuhnya.

Sementara pihak MDRN saat ini tengah membenahi struktur usaha perusahaan. Penutupan seluruh gerai Sevel juga termasuk dalam langkah restrukturisasi perusahaan.

"Sekarang mereka menyadari bahwa bisnis mereka harus distruktur lagi dan memang ini ternyata memberatkan bagi Modern Internasional mereka akan cut loss. Dari pada semakin dalam, mending di-cut dulu nih. Mereka berencana untuk memperkuat lini bisnis mereka yang lain," tukasnya. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads