CIMB Berhard Gabungkan Operasionalnya Dengan GK Goh
Senin, 09 Mei 2005 10:46 WIB
Jakarta - Perusahaan efek asal Malaysia, CIMB Berhard mengakuisisi perusahaan efek berbasis Singapura, GK Goh Holding ltd. Dan dengan penggabungan itu, seluruh perusahaan di bawah CIMB di beberapa negara akan mengalami penggabungan operasi. CIMB Berhard mengakuisisi keseluruhan operasi bisnis GK Koh Holding ltd dengan nilai pembelian mencapai US$ 146 juta, atau SGD 239,14 juta. Akuisisi ini mencakup perusahaan GK Goh di Hong Kong, London, Singapura dan Malaysia. Khusus di Malaysia tetap mempertahankan nama CIMB saja. Sedangkan di London, Hong Kong, Singapura dan Indonesia, gabungan perusahaan ini akan memakai nama CIMB-GK Securities. Sedangkan di Indonesia, anggota bursa yang akan dipertahankan di BEJ dan BES adalah GK Goh. Sebelumnya, CIMB Berhard masuk ke Indonesia pada saat anak perusahaannya, yakni Commerce Asset Berhard membeli 51 persen saham Bank Niaga. Dan anak perusahaan Bank Niaga yakni PT Niaga Securities juga diakuisisi oleh CIMB dan berganti nama menjadi CIMB Niaga Securities."Nantinya perusahaan yang tetap menjadi anggota bursa adalah GK Goh saja, karena GK Goh memiliki nasabah dan market share lebih besar dibandingkan CIMB Niaga Securities," kata Dato' Nazir Razak, Group Chief Executive CIMB dalam jumpa pers di Hotel Ritz Charlton, kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Senin (9/5/2005).Saat ini GK Goh Indonesia tercatat sebagai perusahaan efek di BEJ dan BES dan memiliki peringkat nomor tujuh. Sedangkan CIMB hanya menduduki peringkat 49. "Kami akan mengintegrasikan karyawan ke dalam GK Goh. Selain itu, nasabah CIMB Niaga Securities juga akan diberitahu bahwa untuk operasionalnya akan dipindah ke GK Goh. Ini akan lebih menguntungkan karena GK Goh lebih terkenal di mata investor," ujar Nazir.CIMB-GK Securities sendiri akan berlaku efektif pada awal Juni setelah mendapat persetujuan dari Bapepam. Nantinya, perusahaan ini akan memiliki 4 divisi yakni saham, obligasi, aset manajemen dan sebagai penasihat keuangan. "Sementara untuk jajaran manajemen, siapa yang akan menjadi bos, baru bisa diumumkan setelah perusahaan ini efektif mendapat izin dari Bapepam," tegas Nazir.Dijelaskan pula, saat ini perseroan akan fokus untuk membesarkan CIMB-GK Securities. Ke depan, lanjut Nazir, tidak tertutup kemungkinan perusahaan ini akan melakukan akuisisi lagi terhadap perusahaan lokal. "Apalagi kalau perusahaan itu harganya murah," ujar dia. CIMB Niaga Securities dan GK Goh Indonesia sendiri sudah mengawali kerjasamanya dengan menjadi lead underwriter untuk IPO PT Multistrada Arah Sarana tbk. Sedangkan CIMB Niaga Securities menjadi penasihat untuk Telekom Malaysia dalam pembelian saham Excelcomindo. Selain itu juga menjadi penasihat untuk penerbitan obligasi PT Bank Niaga tbk sebesar US$ 100 juta.
(qom/)











































