Gerai Sevel Tutup, Gaji dan THR Karyawan Belum Dibayar

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 31 Jul 2017 18:40 WIB
Sevel Tutup (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Kisah sendu perjalanan bisnis 7-Eleven (Sevel) di Indonesia masih bergulir. Setelah PT Modern Sevel Indonesia (MSI) memutuskan untuk menutup seluruh gerai Sevel di Indonesia, perseroan masih menghadapi permasalahan dengan karyawannya.

Hari ini Serikat Pekerja Modern Putra Indonesia menyalurkan tuntutannya di depan kantor induk usahanya MSI yakni PT Modern Internasional Tbk yang berada di Matraman, Jakarta. Sekretasi Serikat Pekerja Modern Putra Indonesia Sukirno membenarkan hal itu.

"Iyah benar, tapi hanya pada ngumpul saja di dalam kantor. Sudah ketemu juga (dengan pihak manajemen MSI)," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Senin (31/7/2017).

Sukirno pun mengirim keterangan tertulis kepada detikFinance. Isinya menyebutkan bahwa banyak karyawan yang merasa tidak siap ketika perusahaan memutuskan untuk menghentikan kegiatan bisnisnya. Keputusan tersebut dianggap terlalu mendadak dan sepihak.

"Apalagi pada saat itu kondisi dalam bulan Ramadan dan menghadapi Idul Fitri di mana RHR juga belum terbayarkan," tuturnya dalam keterangan tertulisnya.

Atas dasar hal itu, mereka menuntut kejelasan uang pesangon, sisa gaji beserta tunjangan transport, pengembalian BPJS serta sisa THR yang belum terbayarkan. Mereka berharap pihak manajemen perusahaan bisa menepati komitmennya untuk memprioritaskan karyawan.

Mereka juga telah mengirimkan surat permohonan mediasi kepada instansi terkait yakni Kementerian Ketenagakerjaan. Hal itu sebagai upaya serikat pekerja untuk memperjuangkan hak-haknya. (dna/dna)