Telkom Akan Bagikan Dividen 40 Persen dari Laba Bersih 2004
Rabu, 11 Mei 2005 13:42 WIB
Jakarta - PT Telkom tbk akan mengusulkan minimal pembagian dividen untuk tahun buku 2004 sebesar 40 persen dari laba bersih 2004. Namun jumlah tersebut bisa lebih besar, tergantung dari permintaan pemegang saham, terutama pemerintah. "Kita minimal dividen 40 persen. Ini akan diusulkan dalam RUPS mendatang," ujar Dirut Telkom Kristiono yang ditemui di sela-sela RUPS BEJ di Hotel Gran Melia, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (11/5/2005).Pada tahun 2004 lalu, Telkom membagikan dividen untuk tahun buku 2003 hingga lebih dari 50 persen laba, sesuai dengan permintaan pemerintah. Lebih lanjut Kristiono juga mengungkapkan perihal rencana Telkom untuk menerbitkan obligasi untuk refinancing utang. Menurut Kristiono, refinancing ini bertujuan untuk menyeimbangkan komposisi utang dalam dolar AS dan Rupiah dengan persentase 50:50. Saat ini komposisi utang Telkom adalah 65 persen dalam dolar AS dan 35 persen dalam Rupiah. Kristiono mengakui, tingginya utang dalam dolar AS itu memberikan pengaruh negatif kepada rugi kurs, dimana pada kuartal I 2005, Telkom masih membukukan rugi kurs yang cukup signifikan. "Tapi dengan refinancing nanti, kita harapkan ketergantungan terhadap dolar menurun, sehingga rugi kurs juga turun," ujar dia.Mengenai pengambilalihan KSO yang saat ini masih dikerjakan oleh beberapa operator, menurut Kristiono, hal itu merupakan inisiatif dari operator sendiri. "Kita hanya menanyakan motifnya apa. Kalau memang kerjasama tidak bisa diteruskan, KSO itu kita ambil alih," tegasnya. Kristiono membantah Telkom akan mengambil alih KSO di Sulsel yang dikerjakan oleh Bukaka. "Belum ada pembicaraan ke sana," tegasnya. Telkom juga belum menganggarkan biaya pengambilalihan KSO pada tahun 2005 ini.
(qom/)











































