Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau menguat tipis. Dolar AS berada di posisi Rp 13.318 dibanding posisi kemarin sore di Rp 13.320.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 5,751 poin (0,10%) ke level 5.755,044. Sedangkan Indeks LQ45 juga menguat tipis ke level 946,236.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tren penguatan masih berlanjut hingga jeda perdagangan saham siang ini. IHSG naik 29,688 poin (0,52%) ke 5.778,980. Indeks LQ45 menguat 6,327 poin (0,66%) ke 961,310.
IHSG menyentuh level tertinggi di 5.782,554 dan terendah di 5.755,045. Transaksi siang ini masih tergolong sepi. Hingga siang ini, telah terjadi 180.390 kali transaksi sebanyak 4,9 miliar lembar saham senilai Rp 2,4 triliun. Investor asing mencatat net buy tipis sebesar Rp 35,434 miliar.
Penguatan IHSG dipicu penguatan 8 sektor saham yang dipimpin penguatan sektor aneka industri sebesar 0,94%. Sebanyak 155 saham menguat, 133 saham melemah dan 123 saham stagnan.
Bursa saham Asia tengah dalam tren pelemahan. Hanya bursa saham Hong Kong yang masih melaju di zona positif. Berikut kondisi bursa Asia siang ini:
Indeks Nikkei 225 melemah 63,67 poin (0,32%) ke 19.992,221
Indeks Hang Seng menguat 37,07 poin (0,13%) ke 27.727,430
Indeks Komposit Shanghai berkurang 5,57 poin (0,17%) ke 3.273,890
Indeks Strait Times menipis 9,88 poin (0,30%) ke 3.310,790.
Jajaran saham yang naik paling tinggi dan masuk deretan saham top gainers di antaranya, United Tractors (UNTR) naik Rp 500 ke Rp 29.200, Bank Jabar Banten (BJBR) naik Rp 360 ke Rp 2.610, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 325 ke Rp 47.400 dan Roda Vivatex (RDTX) naik Rp 250 ke Rp 6.450.
Sementara jajaran saham yang masuk daftar saham top losers di antaranya, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 800 ke Rp 68.700, Lippo General Insurance (LPGI) turun Rp 375 ke Rp 5.300, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 275 ke Rp 20.325 dan Asahimas Flat (AMFG) turun Rp 200 ke Rp 6.300. (dna/mkj)











































