Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.344 dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sore kemarin Rp 13.320.
Pada perdagangan preopening, IHSG bertambah 3,041 poin (0,05%) ke level 5.813,604. Sedangkan Indeks LQ45 tumbuh 0,768 poin (0,08%) ke level 968,463.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laju IHSG sepanjang sesi pertama terpantau naik dan turun tajam bak roller coaster. IHSG berkurang 3,303 poin (0,06%) ke 5.807,260. Indeks LQ45 melemah 2,123 (0,22%) ke 965,572.
IHGS sempat bergerak di zona merah sore ini sebum akhirnya melesat jelang penutupan. IHSG naik 13,444 poin (0,23%) ke 5.824,007. Indeks LQ45 menguat 1,461 poin (0,15%) ke 969,156.
IHSG menyentuh level terendah di 5.792,778 dan tertinggi di 5.824,007. Perdagangan hari ini berlangsung moderat dengan 341.167 kali transaksi sebanyak 7,9 miliar lembar saham senilai Rp 6,8 triliun.
Investor asing mulai melakukan aksi beli lagi dengan net buy mencapai Rp 157,934 miliar. sore ini, 6 sektor saham mengalami kenaikan. Penguatan paling tinggi dialami sektor konstruksi yang naik 1,51%. Sebanyak 185 saham menguat, 147 melemah, dan 118 saham stagnan.
Semalam pasar saham Wall Street melemah. Indeks Dow Jones turun 0,15% ditutup ke level 22.085,3 setelah ada peringatan Amerika Serikat terhadap Korea Utara atas senjata nuklir.
Bursa regional kompak diperdagangkan di zona merah siang ini. Membuat IHSG menguat sendirian. Pasar saham Jepang yang jatuh paling dalam.
Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 257,30 poin (1,29%) ke level 19.738,71.
- Indeks Hang Seng menipis 97,82 poin (0,35%) ke level 27.757,69.
- Indeks Komposit Shanghai berkurang 6,30 poin (0,19%) ke level 3.275,57.
Saham-saham yang naik tinggi dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Unilever Indoensia (UNVR) naik Rp 675 ke Rp 48.100, United Tractors (UNTR) naik Rp 625 ke Rp 29.825, Inti Bangun Sejahtera (IBST) naik Rp 600 ke Rp 3.900 dan Indocement Tunggal (INTP) naik Rp 400 ke Rp 19.200.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.500 ke Rp 66.300, Mandom Indonesia (TCID) turun Rp 2.200 ke Rp 17.300, Tower Bersama (TBIG) turun Rp 550 ke Rp 7.100, Lippo General Insurance (LPGI) turun Rp 500 ke Rp 5.200. (dna/ang)











































