Follow detikFinance
Jumat 11 Aug 2017, 12:57 WIB

Mimpi Sandiaga Uno Lahirkan Warren Buffett Baru Lewat OK OCE

Danang Sugianto - detikFinance
Mimpi Sandiaga Uno Lahirkan Warren Buffett Baru Lewat OK OCE Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno melalui program OK OCE menggelar training of trainers. Pelatihan ini diikuti puluhan orang yang berasal dari 44 kecamatan di Jakarta.

Mereka dilatih untuk kembali menjadi pelatih guna mengajarkan cara berinvestasi di pasar modal di masing-masing kecamatannya.

Di depan para peserta tersebut, pria yang akrab disapa Sandi ini menceritakan pengalamannya di pasar modal selama 20 tahun. Dia memulai bisnisnya dari nol berkat pasar modal.

"Hari ini kalian akan merasakan bagaimana masuk ke sistem perekonomian masa depan yang berbasis permodalan. 20 tahun lalu saya memulai usah dari nol. Salah satu usaha yang saya lakukan bagaimana perusahaan besar merestrukturisasi keuangannya melalui pasar modal," tuturnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (11/8/2017).


Menurut Sandi untuk masuk ke pasar modal tidak perlu menunggu memiliki modal yang besar. Sebab kini dengan Rp 100.000 pun sudah bisa membuka rekening saham.

Oleh karena itu, menurut Sandi semakin cepat mulai berinvestasi di pasar modal, maka semakin baik. Apalagi menurutnya saat ini kaum muda lebih memilih konsumsi yang kurang penting.

"Bisa invest di reksadana blue chip. Kalau nabung di bank mungkin dapatnya 7%, kalau beli saham dari tahun lalu saja bisa dapat 15%," kata Sandi.

Nantinya bagi 50 peserta terbaik akan diberikan certified investment trainer OK OCE Stock Center yang diserahkan langsung oleh Sandi.

OK OCE Stock Center sendiri merupakan program jagoan dari Sandi untuk membentuk wadah pelatihan pasar modal yang tersebar di 44 Kecamatan di Jakarta. Selain itu nantinya setiap beberapa bulan sekali akan dilakukan acara sosialisasi yang lebih besar yang dilakukan di Balai Kota.

Dia berharap, program OK OCE Stock Center bisa melahirkan investor atau pengusaha baru yang sukses. Bahkan dia bermimpi bisa melahirkan investor terkenal seperti Warren Buffet

"Mudah-mudahan kita bisa cepat melahirkan Warrent Buffett yang baru dari sekolah ini. Kita perlu pengusaha yang baru unruk membangun perekonomian kita," tutur
Sandi.

Indeks OK OCE

Selain itu Sandiaga berencana membuat Indeks Saham OK OCE. Itu artinya Sandi ingin ada indeks saham baru di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mneurut Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan mengatakan, tim OK OCE memang sudah menyampaikan maksud tersebut secara informal. Namun belum ada pembicaraan serius terkait hal itu.

"Memang mereka sudah ada pembicaraan mengenai itu, tapi belum sampai pembahasan," tutur Nicky di BEI.

Namun kata Nicky membentuk indeks saham acuan yang baru bukan perkara mudah. Indeks saham acuan yang baru harus berbeda karakter daftar sahamnya dengan indeks acuan yang ada.

"Memang yang penting klasifikasi sahamnya. Jangan sampai tumpang tindih, kita sudah ada Indeks LQ45, ada JII. Jadi kita akan bicara lebih lanjut dulu, supaya indeksnya benar menjadi acuan," imbuhnya.

Saat ini sudah ada sekitar 12 indeks konstituen. Indeks-indeks tersebut memiliki klasifikasi tersendiri, seperti Indeks LQ45 yang berisi 45 saham yang likuid, lalu ada Jakarta Islamic Indeks yang berisi saham-saham syairah, dan lain-lain.

Sementara untuk saat ini OK OCE Stock Center sudah memiliki indeks Ok-30. Namun itu hanya untuk peserta OK OCE Stock Center sebagai panduan untuk memilih saham. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed