Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.360 dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 13.361.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 0,424 poin (0,01%) ke level 5.893,417. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 0,107 poin (0,01%) ke level 982,283.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayang, tren penguatan tak berlanjut hingga jeda siang. IHSG tergerus 31,293 poin (0,53%) ke 5.862,584. Indeks LQ45 jatuh 6,401 poin (0,65%) ke 975,989.
Pelemahan masih berlanjut hingga menutup perdagangan sore ini. IHSG turun 32,837 poin (0,56%) ke 5.861,004. Indeks LQ45 turun 6,569 poin (0,67%) ke 975,821.
IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.901,583 dan terendah di 5.855,236. Transaksi sore ini terbilang moderat. Hingga sore ini, telah terjadi 298.994 kali transaksi sebanyak 6,8 miliar lembar saham senilai Rp 6,7 triliun.
Laju IHSG diwarnai pelemahan 8 sektor saham. Pelemahan paling dalam dialami sektor konsumsi yang tergerus sebesar 2,35%. Sebanyak 113 saham menguat, 202 saham melemah dan 134 saham stagnan.
Sore ini, bursa-bursa Asia diperdagangkan fluktuatif. Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 berkurang 77,29 poin (0,40%) ke level 19.393,13.
- Indeks Hang Seng bertambah 107,11 poin (0,40%) ke level 27.154,68.
- Indeks Komposit Shanghai naik 18,19 poin (0,56%) ke level 3.268,91.
- Indeks Straits Times melemah 5,00 poin (0,15%) ke level 3.246,99.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.700 ke Rp 72.300, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 1.150 ke Rp 48.325, United Tractors (UNTR) turun Rp 575 ke Rp 28.900 dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 550 ke Rp 20.025. (dna/mkj)











































