Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 23 Agu 2017 21:12 WIB

Trump Bikin Geger Lagi

Wahyu Daniel - detikFinance
Foto: Reuters Foto: Reuters
New York - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali melontarkan komentar geger yang membuat bursa saham Wall Street jatuh saat dibuka malam ini.

Pernyataan geger itu adalah, dirinya tetap ngotot akan membangun tembok di perbatasan AS dan Meksiko, meski sampai harus membubarkan pemerintah.

Pernyataan Trump ini disampaikan kepada para pendukungnya, dalam sebuah mimbar akbar dengan tema yang diembannya sejak kampanye, "Menjadikan Amerika Kembali Hebat " di Phoenix, Arizona hari ini.

"Bila harus membubarkan pemerintahan, kita akan bangun tembok itu," kata Trump seperti dilansir dari CNBC, Rabu (23/8/2017).

Trump juga mengatakan, dia mungkin 'pada akhirnya akan menghentikan NAFTA,' kesepakatan perdagangan bebas dengan Meksiko dan Kanada.

Sikap Trump ini membuat bursa saham Wall Street jatuh. Pada pembukaan perdagangan Rabu pagi waktu setempat, indeks Dow Jones turun 74,12 poin (0,34%) ke 21.825,77. Sementara indeks S&P500 turun 10,87 poin (0,44%) ke 2.441,64. Kemudian indeks Nasdaq Composite turun 34,04 poin (0,54%) ke 6.263,44.

Tak hanya itu, nilai tukar peso Meksiko juga turun 0,8% terhadap dolar AS setelah pernyataan Trump tersebut. Harga kontrak berjangka emas naik 0,3% akibat komentar tersebut.

Kemudian, nilai tukar yen Jepang terhadap dolar AS naik. Yen merupakan investasi aman pengganti dolar AS, saat investor menilai ada sentimen negatif di AS, seperti komentar Trump.

Nilai tukar yen terhadap dolar AS naik ke 109,82 yen/dolar, dari sebelumnya 109 yen/dolar. (wdl/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com