Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.350 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.355.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 0,074 poin (0,01%) ke level 5.914,098. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,019 poin (0,01%) ke level 988,131.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG langsung melemah setelah sempat cetak rekor, dan pelemahan masih berlangsung hingga siang ini. IHSG turun 22,883 poin (0,39%) ke 5.891,141. Indeks LQ45 melemah 5,693 poin (0,58%) ke 982,419.
Sore ini, IHSG masih bergerak di zona merah. IHSG melemah 19,907 poin (0,34%) ke 5.894,117. Indeks LQ45 turun 4,818 poin (0,49%) ke 983,294.
Level tertinggi IHSG sore ini terjadi pada posisi 5.916,821 dan terendah di 5.874,277. IHSG ditransaksikan moderat sore ini dengan frekuensi sebanyak 371.067 kali transaksi sebanyak 12,2 miliar lembar saham senilai Rp 6,8 triliun.
Pergerakan negatif IHSG turut diwarnai aksi ambil untung menyasar saham-saham unggulan yang kemarin sudah naik tinggi. Asing mencatat Net Sell sebesar Rp 585,194 miliar.
Akibatnya, 8 sektor saham mencatat pelemahan. Sementara, saham berbasis komoditas masih menguat berkat naiknya harga komoditas dunia. Sebanyak 162 saham menguat, 184 saham melemah dan 122 saham stagnan.
Semalam Bursa Eropa dan Amerika melemah. Indeks Dow Jones turun 87,8 poin ditutup ke level 21.812,1 dipicu kekhawatiran pasar atas komentar Presiden AS Donald Trump atas beberapa isu seperti pendanaan pembangunan tembok pemisah serta kesepakatan NAFTA.
Bursa-bursa Asia sore ini rata-rata bergerak melemah. Bursa Jepang dan China jatuh ke zona merah. Sementara bursa saham Hongkong masih melaju positif meski sempat dilandai badai kemarin.
Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 80,87 poin (0,42%) ke level 19.353,77.
- Indeks Hang Seng naik 116,93 poin (0,43%) ke level 27.518,60.
- Indeks Komposit Shanghai turun 16,19 poin (0,49%) ke level 3.271,51.
- Indeks Straits Times tumbuh 12,11 poin (0,37%) ke level 3.272,16.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 800 ke Rp 2.700, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 425 ke Rp 49.500, Pelayaran Tamarin (TAMU) turun Rp 420 ke Rp 3.650 dan Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 200 ke Rp 18.950. (dna/ang)











































