Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.345 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.346.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 12,002 poin (0,20%) ke level 5.906,119. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 3,031 poin (0,31%) ke level 986,325.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siang ini IHSG bergerak negatif. IHSG turun 9,254 poin (0,16%) ke 5.884,863. Indeks LQ35 melemah 1,440 poin (0,15%) ke 981,854.
IHSG berhasil memperbaiki lajunya, bahkan berhasil cetak rekor baru sore ini. IHSG naik 21,246 poin (0,36%) ke 5.915,363. Indeks LQ45 naik 4,583 poin (0,47%) ke 587,877.
IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.915,363 dan terendah di 5.880,021. IHSG diperdagangkan cenderung sepi sore ini. Hingga sore ini, frekuensi perdagangan telah mencapai 294.188 kali transaksi sebanyak 9,8 miliar lembar saham senilai Rp 5 triliun.
Aksi jual yang dilakukan investor asing sempat menghambat penguatan IHSG. Sore ini, tercatat net sell asing senilai Rp 281,705 miliar.
Meskipun, aksi beli selektif investor lokal berhasil membawa IHSG berbalik menguat. Tujuh indeks sektoral menguat ke teritori positif. Penguatan paling Tinggi dialami sektor konsumsi yang naik 1,29%.
Sebanyak 149 saham menguat, 146 saham melemah dan 139 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia cenderung positif sore ini. Hanya pasar saham Singapura yang jatuh ke zona merah.
Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 98,84 poin (0,51%) ke level 19.452,60.
- Indeks Hang Seng menguat 329,56 poin (1,20%) ke level 27.848,16.
- Indeks Komposit Shanghai tumbuh 60,01 poin (1,83%) ke level 3.331,52.
- Indeks Straits Times berkurang 12,59 poin (0,38%) ke level 3.259,57.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 1.700 ke Rp 6.800, Bank of India (BSWD) turun Rp 230 ke Rp 1.890, Sanuhasta (MINA) turun Rp 225 ke Rp 1.675 dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 200 ke Rp 1.675. (dna/ang)











































