Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.334 dibandingkan posisi pada perdagangan sore pekan lalu Rp 13.345.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 10,994 poin (0,19%) ke level 5.904,369. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 2,776 poin (0,28%) ke level 985,101.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jelang siang, laju IHSG masih melemah namun masih di kisaran 5.900. IHSG berkurang 12,759 poin (0,22%) ke 5.902,604. Indeks LQ45 tergerus 3,511 poin (0,36%) ke 984,366.
Posisi tertinggi IHSG hari ini berada di 5.914,480 dan terendah di 5.900,683. Transaski IHSG berlangsung sepi dengan frekuensi sebanyak 176.449 kali transaksi dengan 6,3 miliar lembar saham senilai Rp 2,5 triliun.
Laju IHSG diwarnai pelemahan 7 sektor saham. Pelemahan paling dalam dialami sektor konsumsi yang tergerus 0,57%. Sebanyak 142 saham menguat, 172 saham melemah dan 110 saham stagnan.
Berbeda dengan IHSG, bursa saham Asia justru bergerak cenderung positif. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
Indeks Nikkei 225 menguat tipis 3,93 poin (0,02%) ke level 19.456,54.
Indeks Hang Seng menguat 108,43 poin (0,39%) ke level 27.956,59.
Indeks Komposit Shanghai naik 31,45 poin (0,94%) ke level 3.362,97.
Indeks Straits Times tumbuh 4,66 poin (0,14%) ke level 3.264,23.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Maskapai Reasuransi (MREI) naik Rp 190 ke Rp 3.300, Pelayaran Tamarin (TAMU) naik Rp 180 ke Rp 3.760, AKR Corporindo (AKRA) naik Rp 150 ke Rp 6.775 dan Indocement (INTP) naik Rp 125 ke Rp 19.675
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Indokordsa (BRAM) turun Rp 1.100 ke Rp 5.700, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 475 ke Rp 71.500, Multi bintang (MLBI) turun Rp 150 ke Rp 12.500 dan Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 125 ke Rp 15.150 (dna/mkj)











































