Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat tipis. Dolar AS berada di posisi Rp 13.339 dibandingkan posisi pada perdagangan sore pekan lalu Rp 13.342.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 5,849 poin (0,10%) ke level 5.858,210. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 1,477 poin (0,15%) ke level 975,853.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jelang siang, IHSG bergerak semakin menukik. IHSG turun 34,465 poin (0,59%) ke 5.829,594. Indeks LQ45 menurun ke 6.927 poin (0,71%) ke 970.403.
Tren pelemahan terus bertahan sepanjang perdagangan hari ini. IHSG berkurang 50,318 poin (0,86%) ke 5.813,741. Indeks LQ45 tergerus 10,444 poin (1,07%) ke 966,886.
Saham-saham sektor infrastruktur paling banyak dijual investor asing. Akibatnya seluruh sektor saham mengalami pelemahan. Sektor industri dasar mengalami pelemahan paling dalam sebesar 1,66%. Sebanyak 105 saham menguat, 232 saham turun, 118 saham stagnan.
Perdagangan sore ini, transaksi saham terpantau sepi dengan frekuensi 105.226 kali transaksi sebanyak 7,7 miliar lembar saham senilai Rp 5,2 triliun. Posisi tertinggi IHSG terjadi di 5.861,600 dan terendah di 5.806,317.
Bursa-bursa Asia kompak melemah sore ini karena kekhawatiran investor atas langkah uji coba bom hidrogen yang dilakukan Korea Utara.
Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 183,22 poin (0,93%) ke level 19.508,25.
- Indeks Hang Seng melemah 212,90 poin (0,76%) ke level 27.740,26.
- Indeks Komposit Shanghai naik 12,46 poin (0,37%) ke level 3.379,58.
- Indeks Straits Times berkurang 46,29 poin (1,41%) ke level 3.230,97.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.175 ke Rp 68.275, Indocement Tunggal (INTP) turun Rp 900 ke Rp 18.900, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 675 ke Rp 11.700 dan United Tractors (UNTR) turun Rp 600 ke Rp 29.700. (dna/ang)











































