Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat tipis. Dolar AS berada di posisi Rp 13.338 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.341.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 9,272 poin (0,16%) ke level 5.823,013. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 2,342 poin (0,24%) ke level 969,228.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laju penguatan tak bertahan lama, siang ini IHSG berbalik melemah. IHSG turun 18,476 poin (0,32%) ke 5.795,265. Indeks LQ45 melemah 3,529 (0,36%) ke 963,357.
Seluruh indeks sektoral yang pagi tadi kompak menguat, siang ini kompak melemah. Sektor aneka industri turun paling dalam sebesar 1,02%.
Posisi tertinggi IHSG ada di 5.834,184 dan terendah di 5.774,307. Transaksi IHSG berlangsung cukup moderat dengan frekuensi perdagangan sebanyak 180.176 kali transaksi sebanyak 6,7 miliar lembar saham senilai Rp 2,8 triliun.
Bursa-bursa Asia siang ini bergerak mix, belum ada sentimen positif yang bisa mendorong ke zona hijau. Pasar saham China dan Jepang masih melemah.
Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 118,25 poin (0,61%) ke level 19.390,00.
- Indeks Hang Seng menguat 60,32 poin (0,22%) ke level 27.800,58.
- Indeks Komposit Shanghai naik 9,21 poin (0,27%) ke level 3.388,79.
- Indeks Straits Times naik 11,38 poin (0,35%) ke level 3.242,35.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 775 ke Rp 66.250, Indocement Tunggal (INTP) turun Rp 425 ke Rp 18.475, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 30 ke Rp 50.675 dan Astra Otoparts (AUTO) turun Rp 230 ke Rp 2.550. (dna/wdl)











































