IHSG Turun 3,014 Poin

IHSG Turun 3,014 Poin

- detikFinance
Selasa, 17 Mei 2005 16:23 WIB
Jakarta - IHSG pada penutupan perdagangan Selasa (17/5/2005) turun 3,014 poin pada level 1.045,773. Penurunan indeks masih dimotori oleh saham rokok terutama HM Sampoerna terkait selesainya proses tender offer. Indeks LQ 45 turun 0,739 poin pada level 226,898, JII naik 0,773 poin pada level 165,188, MBX turun 0,641 poin pada level 280,321 dan DBX turun 1,449 poin pada level 234,574.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 11.393 kali pada volume 1.789.729 lot saham senilai Rp 708,021 miliar. Sebanyak 30 saham naik, 83 saham turun dan 248 saham stagnan. Saham-saham yang turun harganya di top loser, antara lain HM Sampoerna turun Rp 850 menjadi Rp 9.400, Bank Danamon turun Rp 150 menjadi Rp 4.850, PP London Sumatera turun Rp 100 menjadi Rp 1.925, Indocement turun Rp 50 menjadi Rp 2.775 dan Astra Internasional turun Rp 50 menjadi Rp 11.250.Sedangkan saham yang naik harganya di top gainer, antara lain Medco naik Rp 200 menjadi Rp 2.925, Gudang Garam naik Rp 100 menjadi Rp 13.400, BCA naik Rp 75 menjadi Rp 3.300, Telkom naik Rp 50 menjadi Rp 4.375, BRI naik Rp 25 menjadi Rp 2.750. M Reza, analis dari Kuo Capital Raharja mengatakan, turunnya saham HM Sampoerna karena kemungkinan besar Phillip Morris Indonesia (PMI) telah menyelesaikan proses tender offer lanjutan setelah mengakuisisi 40 persen saham sebelumnya. Harga HM Sampoerna saat ini merupakan harga yang wajar. Penawaran dari PMI sebelumnya merupakan harga yang premium. "Jadi ketika tender offer selesai, sahamnya kembali ke harga wajar lagi," ujar Reza.Namun Reza mengaku belum mengetahui berapa saham yang berhasil dibeli PMI. Menurut Reza tender offer semestinya selesai tanggal 18 Mei. Namun bisa saja PMI sudah selesai melakukannya karena telah mendapat jumlah saham yang diinginkannya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads