Follow detikFinance
Senin 11 Sep 2017, 11:05 WIB

Saham Anjlok, Mitra Keluarga Harus Putar Otak Perbaiki Nama

Danang Sugianto - detikFinance
Saham Anjlok, Mitra Keluarga Harus Putar Otak Perbaiki Nama Foto: Edward Febriyatri Kusuma
Jakarta - Masyarakat tengah ramai memperbincangkan cerita tragis meninggalnya bayi Debora di Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Kalideres. Cerita tersebut menjadi sentimen negatif bagi saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA).

Menurut Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta, cerita tragis tersebut memang menjadi pukulan telak bagi saham MIKA. Meskipun kejadian tersebut hanya menimpa salah satu cabang RS Mitra Keluaga

"Hari ini terpantau melemah 6%. Dan sejak Agustus lalu, harga sahamnya terjun dari Rp 2.500 menjadi Rp 1.955 saat ini. Sehingga secara teknikal pada daily chart terlihat pola rounding top," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Senin (11/9/2017).

Pada pembukaan perdagangan tadi, saham MIKA langsung dibuka turun 30 poin dari penutupan sebelumnya Rp 2.110 ke level Rp 2.080. Saham MIKA juga sempat menyentuh level terendah di posisi Rp 1.950. Kini MIKA bertengger di level Rp 2.010, melemah 100 poin atau 4,74%.

Menurut Nafan, sentimen negatif tersebut akan terus menghantui saham MIKA. Oleh karena itu manajemen harus mengambil sikap dan menunjukkan komitmen agar kejadian tersebut tidak terulang lagi. Jika tidak saham MIKA bisa terus terbebani sentimen negatif.

"Apabila pihak RS tersebut telah bertanggung jawab dan berkomitmen untuk lebih memperhatikan keselamatan pasien sebagai prioritas utama, maka perlahan-lahan citra RS tersebut akan membaik ke depannya," imbuhnya.

Sementara Kepala Riset Reliance Securities, Robertus Yanuar Hardy, memprediksi target price MIKA di level Rp 2.000 dengan posisi harga saham terakhir Rp 2.130. Dia menghitung saham MIKA saat ini diperdagangkan dengan price earning (PE) ratio 43x dan price to book (PB) value 9x.

"PE Ratio itu (sudah) mahal," tuturnya.

Seperti diketahui beberapa hari sebelumnya ramai beredar tentang cerita pilu meninggalkan bayi Debora yang berumur 4 bulan. Bayi tersebut tidak mendapatkan penanganan darurat dari RS Mitra Kalideres lantaran uang kedua orang tuanya tidak mampu menutupi uang muka yang ditentukan. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed