BEJ Minta Sampoerna Pertahankan Likuiditas Saham di Pasar

BEJ Minta Sampoerna Pertahankan Likuiditas Saham di Pasar

- detikFinance
Rabu, 18 Mei 2005 17:16 WIB
Jakarta - Bursa Efek Jakarta (BEJ) akan melayangkan surat ke PT HM Sampoerna Tbk untuk meminta perseroan bisa mempertahankan likuiditas sahamnya di pasar setelah saham publik yang tersisa hanya 3 persen. Saham HM Sampoerna saat ini 97 persen sahamnya dikuasai Philip Morris. "Perusahaan harus mempertahankan likuiditasnya, atau menambah sahamnya," kata Kadiv Riset BEJ Kandi Sofia di Gedung BEJ, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (18/5/2005).Kandi menjelaskan, saham HM Sampoerna saat ini masih tetap dipertahankan di indeks LQ 45. Namun apakah sahamnya akan dikeluarkan pada Juli nanti, Kandi belum bisa memutuskannya. BEJ baru akan mereview saham yang ada dalam indeks LQ 45 setiap 6 bulan yakni pada Juni. "Itu juga belum tentu karena perusahaan ini baru diketahui kepemilikan publiknya 3 persen pada Mei. Sementara untuk masuk indeks LQ 45 perhitungannya 6 bulan ke belakang," ujar Kandi.Sementara Dirut BEJ Erry Firmansyah mengatakan, saham HM Sampoerna tidak akan didelisting walaupun jumlah sahamnya relatif kecil. Menurut Erry, kalau saham sudah tercatat di BEJ, maka perseroan tidak lagi mengikuti aturan seperti layaknya pencatatan saham baru. Ditambahkan Erry, peraturan yang menyatakan saham emiten harus dikuasai 300 pihak adalah aturan lama dan hanya berlaku untuk pencatatan saham baru. "Jadi selama likuiditasnya memenuhi persyaratan, dia akan tetap tercatat di BEJ," demikian Erry Firmansyah. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads