Follow detikFinance
Kamis 21 Sep 2017, 15:08 WIB

Saham PGAS Turun 42% Sejak Awal Tahun, Apa Dampaknya Bagi Negara?

Dana Aditiasari - detikFinance
Saham PGAS Turun 42% Sejak Awal Tahun, Apa Dampaknya Bagi Negara? Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Sejak awal tahun saham PT Perusahaan Gas Nasional (Persero) Tbk (PGAS) sudah turun 42,37%. Adapun saham PGAS di awal tahun berada di posisi Rp 2.820, sementara harga saham PGAS kemarin ditutup pada posisi Rp 1.625 per saham.

Akibat terus turunnya harga saham PGAS di lantai bursa berdampak turunnya nilai kekayaan negara atau pemerintah di PGAS. Tercatat, besaran saham pemerintah di PGN sekitar 57% atau setara 12.809.038.756 lembar saham.

Dengan perhitungan jumlah saham tersebut, maka nilai saham yang dimiliki pemerintah pada awal tahun adalah sebesar Rp 36,12 triliun. Sementara dengan perhitungan harga saat ini maka nilai saham PGAS yang dikuasai pemerintah hanya senilai Rp 20,81 triliun.

Artinya, nilai saham PGAS yang dikuasai pemerintah telah susut sebesar Rp 15,31 triliun.

Penurunan saham emiten pengelola pipa gas ini sendiri diakibatkan adanya sentimen negatif yang memang tengah merundung industri di sektor energi.

Di sisi lain, menurut Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta, saham PGAS dalam setahun ini memang tengah dinaungi berberapa sentimen negatif. Salah satunya karena kebijakan pemerintah yang menurunkan harga gas untuk industri menjadi US$ 6 per MMBTU.

"Selain hasil kinerja laporan keuangan PGAS yang kurang bagus, rencana pemerintah dalam rangka aturan harga jual gas. Sehingga hal ini merupakan sentimen negatif yang menyebabkan harga saham PGAS mengalami downtrend," tuturnya Kamis (21/9/2017). (dna/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed