Follow detikFinance
Senin 25 Sep 2017, 15:28 WIB

BEI Sindir 16 Broker yang Belum Punya Aplikasi Trading Online

Danang Sugianto - detikFinance
BEI Sindir 16 Broker yang Belum Punya Aplikasi Trading Online Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap para perusahaan sekuritas (anggota bursa/AB) mengembangkan sistem perdagangan online. Hal itu dilakukan supaya jumlah investor pasar modal, khususnya ritel, bisa bertambah.

Namun ternyata menurut data BEI belum semua AB yang sudah mengembangkan sistem online trading. Ada sebanyak 16 AB yang belum memiliki online trading.

"Masih ada 16 AB tidak memberikan pelayanan online trading. Tapi memang mereka harus punya izin dulu kan," kata Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Alpino Kianjaya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (25/9/2017).

Alpino menjabarkan, dari 108 AB yang ada saat ini ada 105 AB yang aktif, sisanya dalam konsisi disuspensi. Sementara yang sudah memiliki sistem online trading ada sebanyak 72 AB.

Lalu ada 20 perusahaan yang memiliki sistem Direct Market Access (DMA). Sistem tersebut mirip dengan sistem online trading namun hanya diperuntukan bagi nasabah yang berada di luar negeri.

"Nah, AB yang itu karena kliennya murni nasabah institusi. Tidak menggarap nasabah ritel," imbuhnya.

BEI pun berharap agar AB yang belum menyediakan online trading agar melakukan inovasi tersebut. Sebab dengan adanya sistem perdagangan online maka akan menjangkau nasabah-nasabah di daerah.

Selain itu, sistem online trading biasanya juga dilengkapi dengan berbagai fitur, seperti rekomendasi saham, atau data rekap pergerakan saham-saham yang akan dipilih. Hal itu tentu memanjakan nasabah ketikan ingin bertransaksi saham.

"Bagi AB untuk meningkatkan pendapatan kan berarti harus menjangkau sebanyak mungkin investor. Nah untuk berikan layanan mereka harus inovatif menciptakan sistem yang memudahkan investor," tukasnya. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed