Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.382 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.375.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 4,257 poin (0,07%) ke level 5.868,219. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,873 poin (0,09%) ke level 976,615.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak bertahan lama, IHSG pun jatuh ke zona merah. Aksi jual investor asing tak bisa membuat IHSG bertahan di zona hijau.
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG turun tipis 1,511 poin (0,03%) ke level 5.862,451. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 0,684 poin (0,07%) ke level 975,058.
Sempat membaik namun IHSG masih bergerak di zona merah. IHSG berkurang tipis 4,034 poin (0,07%) ke 5.859,928. Indeks LQ45 melemah 0,273 poin (0,03%) ke 975,469.
Posisi tertinggi IHSG hari ini berada di 5.873,028 dan terendah di 5.841,022. IHSG diperdagangkan cenderung moderat. Hingga siang ini, frekuensi perdagangan telah mencapai 183.215 kali transaksi sebanyak 4,6 miliar lembar saham senilai Rp 3,3 triliun.
Investor asing masih mencatat net sell. Saham sektor keuangan menjadi yang paling banyak dilepas. Laju pelemahan IHSG diwarnai pelemahan 7 sektor saham. Sektor pertambangan turun paling dalam mencapai 1,89%.
Kemarin IHSG makin terpuruk di tengah maraknya sentimen negatif di pasar global. Ancaman Korea Utara atas pernyataan Presiden AS, Donald Trump, membayangi pergerakan pasar saham global.
Semalam pasar saham Wall Street cenderung stagnan. Indeks Dow Jones turun 11,8 poin ditutup ke level 22.284,3.
Tak seperti IHSG, bursa-bursa Asia justru bergerak positif siang ini. Hanya bursa saham Jepang yang masih tertinggal di zona merah.
Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 berkurang 76,21 poin (0,37%) ke level 20.253,980.
- Indeks Hang Seng menguat 119,18 poin (0,43%) ke level 27.632,19.
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,76 poin (0,05%) ke level 3.345,34.
- Indeks Straits Times turun 21,09 poin (0,66%) ke level 3.233,13.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 525 ke Rp 9.375, Indocement Tunggal (INTP) turun Rp 300 ke Rp 19.075, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 225 ke Rp 15.325 dan Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 215 ke 1.125. (dna/ang)











































