Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.382 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.443.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 2,473 poin (0,04%) ke level 5.860,552. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 0,625 poin (0,06%) ke level 975,510.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan sesi pertama. IHSG turun tipis 2,925 poin (0,05%) ke 5.860,102. Indeks LQ45 berkurang 0,259 poin (0,03%) ke 975,251.
Posisi tertinggi IHSG terjadi di 5.866,607 dan terendah di 5.852,918. Perdagangan saham siang ini berlangsung moderat dengan frekuensi perdagangan sebanyak 166.258 kali transaksi sebanyak 5,7 miliar lembar saham senilai Rp 2,9 triliun.
Pelemahan tipis IHSG diwarnai penurunan 5 sektor saham. Saham sektor keuangan melemah paling dalam sebesar 0,42%. Sebanyak 136 saham menguat, 146 saham melemah dan 115 saham stagnan.
Kemarin, sentimen negatif membayangi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nyaris sepanjang hari. Aksi jual investor asing yang mencapai Rp 305 miliar, memaksa IHSG jatuh ke zona merah.
Indeks utama bursa AS kompak ditutup menguat pada perdagangan semalam (27/09). Nasdaq naik signifikan 1.15% ke level 6,453.26. Dow Jones naik 0.25% ke level 22,341.05. dan S&P terangkat 0.41% ke level 2,507.14.
Penguatan tersebut salah satunya didorong oleh optimisme pelaku pasar akan pertumbuhan ekonomi serta adanya langkah baru AS untuk menghentikan Korea Utara dalam programnya melakukan uji coba nuklir.
Bursa-bursa Asia rata-rata diperdagangkan variatif pagi ini. Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
Indeks Nikkei 225 naik 121,420 poin (0,60%) ke level 20.388,47.
Indeks Hang Seng melemah 79,891 poin (0,29%) ke level 27.562,54.
Indeks Komposit Shanghai berkurang 4,610 poin (0,14%) ke level 3.340,66.
Indeks Straits Times tumbuh 2,270 poin (0,07%) ke level 3.238,42.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah United Tractors (UNTR) naik Rp 1.200 ke Rp 31.625, Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 1.175 ke Rp 5.925, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 325 ke Rp 65.900, Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 300 ke Rp 9.925.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Supreme Cable (SCCO) turun Rp 325 ke Rp 7.700, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 200 ke Rp 5.100, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 200 ke Rp 15.050 dan Rimau Multi (CMPP) turun Rp 200 ke Rp 1.100. (dna/mkj)











































