Berdasarkan riset NH Korindo Sekuritas, yang dikutip detikFinance, Jumat (29/9/2017), kondisi rupiah tidak terlepas dari sentimen global.
Adalah rencana reformasi pajak dari Presiden AS Donald Trump. Sehingga membuat dolar AS menguat terhadap mata uang di banyak negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diperkirakan, tekanan rupiah akan berkurang pada hari ini, seiring dengan rilis pertumbuhan ekonomi Amerika yang sebesar 3,1% pada 2Q17, lebih tinggi dari estimasi 3,0%, akan membatasi pergerakan rupiah dan IHSG hari. (mkj/mkj)











































