Follow detikFinance
Selasa 03 Oct 2017, 07:44 WIB

Data Ekonomi AS Kinclong, Wall Street Cetak Rekor

Wahyu Daniel - detikFinance
Data Ekonomi AS Kinclong, Wall Street Cetak Rekor Foto: Reuters
New York - Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) mencetak rekor baru pada penutupan perdagangan Senin awal pekan ini. Didorong oleh kuatnya data ekonomi, dan antisipasi pelaku pasar terhadap kuatnya laporan kinerja emiten di kuartal III-2017.

Seluruh tiga indeks saham utama di Wall Street mencetak rekor.

Pada perdagangan Senin (2/10/2017), indeks Dow Jones lompat 0,7% ke 22.557,6. Indeks S&P 500 naik 0,4% ke 2.529,12. Sementara indeks Nasdaq naik 0,3% ke 6.516,72.

Data aktivitas sektor manufaktur di AS pada September 2017 berada di angka tertingginya dalam 13 tahun terakhir. Sektor manufaktur masih kuat meski ada bencana badai hebat yang melanda sejumlah wilayah di AS.

Para analis juga memperkirakan kinerja para emiten di kuartal III-2017 bakal kinclong. Para pelaku pasar saham langsung mengambil posisi beli, mengantisipasi kinerja positif para emiten tersebut.

"Ada pemulihan pendapatan per saham para emiten," kata CFRA Research, dilansir dari AFP, Selasa (3/10/2017).

Kejadian penembakan brutal di Las Vegas tidak mengganggu pasar saham. Meskipun saham MGM Resort, pemilik hotel di Las Vegas, turun 5,6%.

Saham yang mengalami kenaikan tinggi adalah JPMorgan Chase Bank of America, dan Goldman Sachs, yang sahamnya naik lebih dari 1%. Saham sektor kesehatan juga naik, seperti Pfizer naik 1,1%; lalu Gilead Sciences naik 3,1%; dan Johnson & Johnson naik 0,9%.

Saham General Motors naik 4,4% setelah adanya rencana peluncuran 20 model mobil listrik di 2023. (wdl/wdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed