Follow detikFinance
Selasa 03 Oct 2017, 18:54 WIB

Dolar AS Melesat, Bagaimana Harga Emas?

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Dolar AS Melesat, Bagaimana Harga Emas? Foto: Ari Saputra
Jakarta - Penguatan Dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi hingga menembus level Rp 13.582 mempengaruhi pergerakan harga emas. Berbanding terbalik dengan Dolar AS, harga emas dunia terkoreksi.

Mengutip data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) atau kurs patokan Dolar AS yang dikeluarkan Bank Indonesia pagi ini, Selasa (3/10/2017) tercatat Dolar AS menguat ke level Rp 13.582. Level tersebut merupakan yang tertinggi sejak 1 Desember 2016.

Bagaimana dengan harga emas?

Mengutip Reuters, pergerakan emas di pasar spot khusus hari ini sempat terkoreksi hingga level US$ 1.269 per troy ounce sebelum kembali ke level US$ 1.271 per troy ounce. Di hari sebelumnya, Senin (2/10/2017) harga emas di pasar spot mencapai S$ 1.272 per troy ounce.

Harga emas Antam hari ini juga mengalami penurunan. Harga emas batangan atau Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp 2.000.

Situs perdagangan Logam Mulia Antam, Selasa (3/10/2017), harga emas batangan pecahan 1 gram di Butik Pulogadung, Jakarta, hari ini turun ke posisi Rp 604.000/gram, dibandingkan posisi kemarin Rp 606.000/gram.

Beberapa ekonom menyebutkan, perkasanya dolar AS karena pemerintah negeri paman sam akan menerapkan kebijakan reformasi di bidang perpajakan.

Faktor lainnya, juga adanya kejadian teror penembakan di Las Vegas, lalu rencana pencalonan Gubernur The Fed untuk menggantikan Janet Yellen, yang memiliki pandangan berbeda terkait arah kebijakan moneter AS.

Penguatan dolar kali ini merupakan yang terkuat sejak 1 Desember 2016 lalu yang sempat menembus level yang sama pada hari ini Rp 13.582. Ketika itu harga emas dunia di pasar spot menunjukan level US$ 1.161 per troy ounce. (mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed