Cetak Rekor Lagi, IHSG Hampir Sentuh Level 6.000

Cetak Rekor Lagi, IHSG Hampir Sentuh Level 6.000

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 04 Okt 2017 16:43 WIB
Cetak Rekor Lagi, IHSG Hampir Sentuh Level 6.000
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor pada penutupan perdagangan hari ini di 5.951. Artinya, sudah dua hari berturut-turut IHSG mencetak rekor.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.475 dibandingkan posisi pada perdagangan akhir pekan lalu Rp 13.537.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 12,926 poin (0,22%) ke level 5.952,379. Sedangkan Indeks LQ45 naik 3,265 poin (0,33%) ke level 983,061.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, Rabu (4/10/2017), IHSG dibuka positif dengan kenaikan 14,856 poin (0,25%) ke level 5.954,309. Indeks LQ45 naik sebesar 3,601 poin (0,36%) ke level 983,397.

IHSG terus melanjutkan laju positifnya. Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG naik 18,580 poin (0,04%) ke level 5.958,033. Indeks LQ45 naik 4,260 poin(0,43%) ke 994,056.

Menutup sesi pertama perdagangan saham siang ini, IHSG semakin perkasa. IHSG naik 20,763 poin (0,35%) ke 5.960,216. Indeks LQ45 naik 4,225 poin (0,43%) ke 994,021.

Penguatan terus berlanjut hingga menutup perdagangan sore ini. IHSG naik 12,022 poin (0,20%) ke 5.951,475. Indeks LQ45 naik 2,167 poin (0,22%) ke 991,963.

Selain mencetak rekor penutupan, hari ini IHSG juga mencetak rekor intraday yang menjadi posisi tertinggi hari ini di 5.967,119. Sementara posisi terendah siang ini di 5.946,643. Sore ini investor asing masih mencatat jual bersih di angka Rp 298,73 miliar.

Perdagangan saham hari ini tergolong moderat dengan frekuensi perdagangan sebanyak 288.477 kali transaksi sebanyak 8,2 miliar lembar saham senilai Rp 6 triliun.

Penguatan IHSG ditopang penguatan 9 sektor saham. Saham sektor pertambangan naik paling tinggi mencapai 1,52%. Sebanyak 205 saham menguat, 126 saham melemah dan 112 saham stagnan.

Indeks utama bursa AS kompak ditutup menguat pada perdagangan semalam (03/10), dimana indeks Nasdaq naik 0.37% ke level
6,531.71, Dow Jones naik 0.37% ke level 22,641.67, dan S&P terangkat 0.22% ke level 2,534.59 didorong oleh kenaikan saham-saham produsen mobil dan maskapai penerbangan seiring dengan rilisnya data penjualan kendaran bulan September sebesar 18.57 juta unit yang diatas perkiraan sebelumnya sebesar 16 juta unit.

Sementara itu, bursa-bursa Asia rata-rata positif sore ini. Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 naik 12,590 poin (0,06%) ke level 20.626,660.
  • Indeks Hang Seng naik 205,969 poin (0,73%) ke 28.379,180.
  • Indeks Straits Times melemah 9,430 poin (0,29%) ke level 3.236,650.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers diantaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 825 ke Rp 66.525, United Tractors (UNTR) naik Rp 550 ke Rp 33.550, Indocement Tunggal (INTP) naik Rp 350 ke Rp 19.300 dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 300 ke Rp 19.875.

Sementara, saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Bank Mayapada (MAYA) turun Rp 390 ke Rp 2.810, Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 230 ke Rp 965, Chandra Asri (TPIA) turun Rp 200 ke Rp 23.800, Matahari (LPPF) turun Rp 200 ke Rp 9.675. (dna/mkj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads