Gagal Tembus 6.000, IHSG Melemah ke 5.901

Gagal Tembus 6.000, IHSG Melemah ke 5.901

Dana Aditiasari - detikFinance
Kamis, 05 Okt 2017 16:43 WIB
Gagal Tembus 6.000, IHSG Melemah ke 5.901
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak negatif sore ini. IHSG gagal menyentuh level 6.000 setelah dua hari berturut-turut mencetak rekor. Sore ini, IHSG berakhir negatif di 5.901.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini sedikit menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.455 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin Rp 13.475.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 3,25 poin (0,05%) ke level 5.954,725. Sedangkan Indeks LQ45 naik 0,821 poin (0,08%) ke level 992,784.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, Kamis (5/10/2017), IHSG dibuka positif dengan kenaikan 3,973 poin (0,07%) ke level 5.955,448. Indeks LQ45 naik sebesar 0,374 poin (0,04%) ke level 992,337.

Namun IHSG langsung bergerak turun. hingga pukul 09.15 waktu JATS, IHSG turun 5,416 poin (0,09%) ke level 5.946,059. Indeks LQ45 turun 2,055 poin(0,21%) ke 989,908.

Pelemahan berlanjut siang ini. IHSG jatuh 35,21 poin (0,59%) ke 5.916,263. Indeks LQ45 melemah 7,884 poin (0,79%) ke 984,079.

Hingga sore, IHSG masih dirundung pelemahan. IHSG turun 49,569 poin (0,83%) ke 5.901,906. Indeks LQ45 turun 9,109 poin (0,92%) ke 982.854.

Posisi tertinggi IHSG tercatat sebesar 5.956,398 dan terendah di 5.901,906. Perdagangan saham sore ini berlangsung moderat dengan frekuensi perdagangan sebesar 293.900 kali transaksi sebanyak 7 miliar lembar saham senilai Rp 6,3 triliun.

Pelemahan IHSG dipicu jatuhnya 10 sektor saham dipimpin sektor perdagangan yang jatuh 1,42%. Sebanyak 129 saham menguat, 217 saham melemah dan 101 saham stagnan.

IHSG jatuh setelah mencetak rekor selama dua hari berturut-turut. Laju IHSG yang menuju level psikologis 6.000 memicu aksi ambil untuk investor.

Indeks utama bursa AS ditutup naik terbatas pada perdagangan semalam (04/10), dimana indeks Nasdaq naik 0.04% ke level 6,534.63, Dow Jones naik 0.08% ke level 22,660.19 dan S&P terangkat 0.12% ke level 2,537.71.

Terbatasnya pergerakan tersebut dikarenakan adanya kekhawatiran pelaku terkait dampak dari adanya pemotongan pajak yang akan membuat defisit tahunan AS melebar.

Sementara itu, bursa-bursa Asia variatif sore ini. Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 naik 1,900 poin (0,01%) ke level 20.628,561.
  • Indeks Straits Times naik 25,190 poin (0,78%) ke level 3.261,840.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers siang ini di antaranya adalah Lippo General Insurance (LPGI) naik Rp 550 ke Rp 5.500, Mitrabara (MBAP) naik Rp 300 ke Rp 2.790, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 200 ke Rp 20.075 dan Majapahit (AKSI) naik Rp 195 ke Rp 980.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah United Tractors (UNTR) turun Rp 1.375 ke Rp 32.175, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 850 ke Rp 32.350, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 800 ke Rp 50.100 dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 675 ke Rp 65.850. (dna/mkj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads