"Kita berharap kondisi market bisa membaik dan persaingan lebih fair di antara pelaku industri. Mudah-mudahan satu sampai dua tahun ke depan (bisa profit)," ucap Direktur Utama MTWI, Vientje Harijanto, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/10/2017).
Perusahaan asuransi yang berdiri sejak 1952 ini pada 2016 tercatat mengalami kerugian komprehensif sebesar Rp 5,47 miliar. Hingga posisi September tahun ini pun perseroan masih menderita kerugian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun perusahaan yang dimiliki keluarga Habibie ini mengatakan bahwa kerugian tersebut akan terus turun. "Jadi kerugian akan terus menurun," katanya.
Nah, untuk mengurangi kerugian tersebut Vientje mengatakan akan mengurangi biaya ekspansi. Bahkan, perusahaan juga menurunkan target dibandingkan tahun lalu.
"Tentunya juga meningkatkan revenue. Tapi kan market lagi soft jadi kita menurunkan target kita dari tahun lalu," pungkasnya.
Malacca Trust Wuwungan Insurance telah melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak 310 juta saham baru atau sebanyak 20,32%. Total dana yang dihimpun dari penawaran umum ini sebesar Rp 31 miliar. (ang/ang)










































