Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.516 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.512.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 5,033 poin (0,09%) ke level 5.900,729. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 1,275 poin (0,13%) ke level 981,789.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG berkurang 10,323 poin (0,17%) ke level 5.895,439. Sementara Indeks LQ45 melemah 3,237 poin (0,33%) ke level 979,827.
Pelemahan masih berlanjut hingga penutupan sesi pertama perdagangan. IHSG turun 44,605 ke 0,76%) ke 5.861,157. Indeks LQ45 melemah 10,731 (1,09%) ke 972,333.
Menutup perdagangan sore ini, IHSG masih bergerak di zona merah. IHSG turun 22,975 poin (0,39%) ke 5.882,787. Indeks LQ45 turun 6,115 poin (0,62%) ke 976,949.
Posisi tertinggi IHSG terjadi di 5.906,135 dan terendah di 5.860,761. Perdagangan saham hari ini cenderung ramai dengan frekuensi perdagangan sebesar 276.719 kali transaksi sebanyak 7,0 miliar lembar saham senilai Rp 7,3 triliun.
Laju negatif IHSG dipicu jatuhnya 7 sektor saham. Sektor infrastruktur jatuh paling dalam, sebesar 1,62%. Sebanyak 147 saham menguat, 185 saham melemah dan 112 saham stagnan. Asing mencatat jual bersih Rp 800,97 miliar.
Pasar saham Asia siang ini bergerak variatif. Melemahnya bursa Eropa memberi sentimen negatif ke pelaku pasar regional.
Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 57,76 poin (0,28%) ke level 20.881,27.
- Indeks Hang Seng melemah 101,26 poin (0,36%) ke level 28.389,57.
- Indeks Komposit Shanghai tumbuh 5.29 poin (0,16%) ke level 3.388,28.
- Indeks Straits Times berkurang 8,67 poin (0,26%) ke level 3.280,28.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 900 ke Rp 4.050, Unilever Indonesai (UNVR) turun Rp 450 ke Rp 48.875, Matahari (LPPF) turun Rp 300 ke Rp 9.200 dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 ke Rp 66.000. (dna/ang)











































