Palyja Emisi Obligasi Rp 700 M

Palyja Emisi Obligasi Rp 700 M

- detikFinance
Kamis, 26 Mei 2005 15:11 WIB
Jakarta - Perusahaan air minum swasta yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) menerbitkan obligasi sebesar Rp 700 miliar. Dana dari emisi obligasi digunakan untuk pembiayaan utang kembali (refinancing) dan modal kerja.Obligasi ini terdiri dari enam seri yang memiliki jangka waktu 2-7 tahun dengan kisaran bunga antara 11,750 hingga 13,625 persen per tahun. Sedangkan peringkat obligasi yang didapat adalah single A minus (id A-) dengan Stable Outlook dari Pefindo.Obligasi seri A sebesar Rp 100 miliar berjangka waktu 2 tahun dengan bunga yang ditawarkan di kisaran 11,750 hingga 12,5 persen. Seri B sebesar Rp 150 miliar berjangka waktu 3 tahun dengan tingkat bunga 12 hingga 12,750 persen. Seri C sebesar Rp 100 miliar berjangka waktu 4 tahun dengan bunga 12,350 hingga 13,100 persen.Seri D sebesar Rp 150 miliar berjangka waktu 5 tahun dengan bunga 12,550 hingga 13,300 persen. Seri E sebesar Rp 100 miliar berjangka waktu 6 tahun dengan bunga 12,750 hingga 13,50 persen. Serta seri F sebesar Rp 100 miliar dan berjangka waktu 7 tahun dengan bunga antara 12,875 hingga 13,625 persen.Demikian diungkapkan Direktur Investment Banking PT Trimegah Securities Tbk, Akhabani dalam paparan publik yang berlangsung di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Kamis (26/5/2005).Trimegah bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi bersama PT Mandiri Sekuritas dan PT Deutsche Securities Indonesia dengan wali amanat PT Bank Mandiri Tbk.Oligasi ini dijamin dengan agunan khusus berupa jaminan fidusia atas rekening jaminan milik perusahaan. Selain itu perusahaan juga melakukan penyisihan dana pada kondisi tertentu apabila terjadi penurunan peringkat di bawah BBB plus Stable Outlook (id BBB+) sebesar 10-50 persen dari nilai total obligasi yang belum jatuh tempo atau yang belum dilunasi.Dana dari hasil emisi obligasi digunakan untuk pelunasan pinjaman sindikasi Calyon Merchant Bank Asia Ltd Singapura sebesar US$ 36 juta, dan pembayaran pinjaman dari European Investment Bank Asia Ltd sebesar US$ 20 juta. Sedangkan sisanya untuk modal kerja dan investasi.Pada tahun 2004, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp 560 miliar atau naik 25,63 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan laba bersih yang diperoleh tahun 2004 sebesar Rp 115 miliar atau naik 214,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan total aset Rp 1,104 triliun. Pemegang saham perusahaan adalah Suez Environment 95 persen dan PT Bangun Tjipta Sarana 5 persen.Rencananya obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Surabaya (BES) pada 7 Juli 2005. Sebelumnya dilakukan penawaran umum awal (book building) 26 Mei sampai 3 Juni 2005 dengan masa penawaran 28-30 Juni 2005. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads