Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.573 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.530.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 9,956 poin (0,17%) ke level 5.962,032. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 2,537 poin (0,26%) ke level 986,690.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 09.15 waktu JATS, IHSG melaju 11,080 poin (0,19%) ke level 5.979,106. Sementara Indeks LQ45 menanjak 2,075 poin (0,21%) ke level 989,980.
Menutup perdagangan sesi pertama siang ini, IHSG masih melanjutkan penguatan. IHSG naik 31,204 poin (0,52%) ke 5.983. Indeks LQ45 naik 2,970 (0.30%) ke 987,123.
Posisi tertinggi IHSG siang in tercatat di 5.984,994 yang menjadi rekor baru IHSG secara intraday. Sementara posisi terendah IHSG berada di 5.961,747.
Perdagangan saham siang ini terpantau lumayan ramai dengan frekuensi perdagangan 186.441 kali transaski sebanyak 5,1 miliar lembar saham senilai Rp 3,7 triliun.
Laju positif IHSG ditopang penguatan 7 sektor saham. Sektor pertambangan memimpin penguatan dengan catatan kenaikan 2,03%. Sebanyak 186 saham menguat, 119 saham melemah dan 122 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia siang ini rata-rata diperdagangkan positif. Hanya bursa saham Jepang yang terjungkal di zona merah. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 34,18 poin (0,16%) ke level 21.770,99.
- Indeks Hang Seng naik 163,479 poin (0,58%) ke level 28.318,45.
- Indeks Komposit Shanghai menguat 4,55 poin (0,13%) ke level 3.392,80.
- Indeks Straits Times tumbuh 0,83 poin (0,02%) ke level 3.335,50.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Indo Tambang Raya (ITMG) turun Rp 625 ke Rp 22.357, Bank Jabar Banten (BJBR) turun Rp 180 ke Rp 2.550, Astra International (ASII) turun Rp 100 ke Rp 8.075 dan Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 100 ke 14.700. (dna/ang)











































