Gangguan tersebut membuat sekuritas sedikit kewalahan. Seperti PT Erdhika Elit Sekuritas yang mengaku kebanjiran komplain dari nasabah ritelnya, meski hanya 5 menit.
"Memang kalau institusional tidak begitu ramai transaksi, meskipun ada juga tadi. Tapi yang ritel tadi banyak yang komplain. Tapi kita jelaskan ini bukan kesalahan kami," kata Head Institutional Sales & Research Erdhika, Wilson Sofan, kepada detikFinance, Jumat (27/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kerugian mungkin order yang masuk ter-pending itu. Tapi saya enggak tahu berapa orderannya. Tapi enggak terlalu material. Tapi harusnya enggak boleh terjadilah," tukasnya.
Sebelumnya Direktur Utama BEI, Tito Sulistio menjelaskan, gangguan terjadi lantaran adanya gangguan listrik korsleting pada pendingin ruangan di Gedung BEI lantai 9 yang menimbulkan kepulan asap. Gangguan listrik tersebut ikut mengganggu jaringan lainnya.
"Lalu pada pukul 09.50 ada satu panel listrik untuk perangkat jaringan yang mati. Jadi pengiriman data sempat berhenti," tuturnya kepada detikFinance, Jumat (27/10/2017).
BEI melakukan upaya penanganan dengan memindahkan ke panel listrik yang masih berfungsi. Sehingga pada pukul 09.55 waktu JATS IHSG kembali bergerak seperti biasa.
Tito menegaskan perdagangan kembali berjalan seperti biasa tanpa adanya data yang hilang.
"Pengiriman terhenti sekitar 5 menit. Saat ini kami sedang melakukan pengecekan semua panel listrik," tukasnya. (ang/ang)