Menurut Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama, pelaku pasar sepertinya menyambut baik rilis kinerja emiten di kuatal III-2017 yang rata-rata positif. Ditambah sentimen positif dari upaya pemerintah yang ingin menjaga kestabilan perekonomian.
"Para pelaku pasar sangat mengapresiasi peran pemerintah dalam menjaga stabilitas fundamental makroekonomi dalam negeri yang inklusif dan berkesinambungan, sehingga IHSG mengalami capital inflow. Selain itu, stabilitas fundamental makroekonomi memberikan katalis positif terhadap meningkatnya kinerja dari para emiten," tuturnya kepada detikFinance, Selasa (31/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi rebound pada pergerakan indeks saham," terangnya.
Sekedar informasi pada perdagangan preopening, IHSG melonjak 60,305 poin (1,01%) ke level 6.034,382. Sedangkan Indeks LQ45 menanjak 15,367 poin (1,56%) ke level 1.000,797.
Membuka perdagangan, Selasa (31/10/2017), IHSG melaju 54,183 poin (0,91%) ke level 6.028,260. Indeks LQ45 tumbuh 13,643 poin (1,38%) ke level 999,073.
Sembilan indeks sektoral berhasil nongkrong di teritori positif berkat dorongan aksi beli tersebut. hanya sektor agrikultur yang masih melemah.
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menguat 35,202 poin (0,59%) ke level 6.009,279. Sementara Indeks LQ45 naik 7,592 poin (0,77%) ke level 993,022.
Kemarin IHSG terkena koreksi tipis setelah seharian menguat. Aksi ambil untung yang memaksa IHSG turun.
Pasar saham Wall Street semalam berakhir negatif. Indeks Dow Jones turun 85,4 poin ditutup ke level 23.348,7 dipicu pembahasan reformasi pajak perusahaan AS. (ang/ang)











































