HM Sampoerna Harap Harga Jual Eceran Rokok Tidak Naik

HM Sampoerna Harap Harga Jual Eceran Rokok Tidak Naik

- detikFinance
Senin, 30 Mei 2005 12:45 WIB
Jakarta - Pemerintah berencana menaikkan harga jual eceran (HJE) rokok sebesar 15 hingga 20 persen mulai 1 Juli 2005. Namun PT HM Sampoerna tbk, sebagai produsen rokok terbesar ketiga di Indonesia berharap pemerintah tidak menaikkan HJE itu."Kalau bisa harga jual eceran tidak naik. Kalau pun naik sedikit, jangan banyak-banyak," kata Direktur HM Sampoerna Angky Camaro kepada wartawan di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (30/5/2005).Namun sayangnya Angky tidak bersedia merinci apa alasan HJE tidak perlu naik. "Saya nggak comment ke situ. Kami tidak bicara soal itu. Itu di luar tema (pertamuan dengan menkeu)," tegas Angky.Mengenai pertemuannya dengan Menkeu, Angky mengaku dirinya hanya memperkenalkan manajemen baru HM Sampoerna hasil RUPS 18 Mei lalu. Angky menemui Menkeu Jusuf Anwar bersama Dirut HM Sampoerna Martin King dan beberapa direktur lainnya. Ditanya soal tanggapan Menkeu atas hasil pertemuan itu, Angky menyatakan, Menkeu sangat senang. "Baik, karena uangnya masuk ke sini," ujarnya pendek. Angky juga mengungkapkan, pada hari ini, seluruh saham HM Sampoerna sudah ditransfer kepada Philip Morris. Dengan demikian Philip Morris kini resmi menguasai 98 persen saham HM Sampoerna. Philip Morris sebelumnya membeli 40 persen saham milik keluarga Sampoerna dengan harga Rp 10.600 per saham. Selanjutnya Philip Morris melakukan tender offer atas sisa saham publik, dan pada akhirnya berhasil membeli sekitar 58 persennya. Total transaksi itu diperkirakan mencapai US$ 5 miliar, yang merupakan transaksi terbesar di bursa pada tahun ini. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads