IHSG Cetak rekor Intraday di 6.082

Sesi I

IHSG Cetak rekor Intraday di 6.082

Dana Aditiasari - detikFinance
Kamis, 02 Nov 2017 12:43 WIB
IHSG Cetak rekor Intraday di 6.082
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan penguatan setelah kemarin mencetak rekor penutupan di posisi 6.038. Siang ini, IHSG mencetak rekor intraday di posisi 6.082.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.545 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.575.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 13,883 poin (0,22%) ke level 6.052,029. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 3,538 poin (0,35%) ke level 1.003,828.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, Kamis (2/11/2017), IHSG dibuka bertambah 10,644 poin (0,18%) ke level 6.048,168. Indeks LQ45 dibuka tumbuh 4,325 poin (0,53%) ke level 1.005,494.

Hingga pukul 09.10 waktu JATS, IHSG melaju 18,563 poin (0,31%) ke level 6.056,709. Sementara Indeks LQ45 menanjak 5,728 poin (0,57%) ke level 1.006,018.

Belum berhenti menguat, IHSG masih melaju positif siang ini. IHSG naik 26,003 poin (0,43%) ke 6.064,149. Indeks LQ45 menguat 7,767 poin (0,78%) ke 1.008,057.

Siang ini ISHG mencetak posisi tertinggi di 6.082,229 yang menjadikannya rekor tertinggi secara intraday. Sementara posisi terendah tercatat di 6.042,945.

Laju penguatan IHSG tak terpengaruh derasnya aksi jual asing yang telah mencapai Rp 4,6 triliun siang ini.

Laju IHSG juga diwarnai adanya transaksi tutup sendiri alias crossing pada saham dua emiten yakni Bank Sinarmas (BSIM) dan Sinarmas Multiartha (SMMA).

Ada 7 sektor saham yang mengalami penguatan siang ini. Sektor infrastruktur naik 2,12% yang menjadikannya paling perkasa dibanding sektor saham lainnya. Sebanyak 155 saham menguat, 155 saham melemah dan 120 saham stagnan.

Perdagangan saham siang ini pun terpantau sangat ramai dengan frekuensi perdagangan mencapai 183.414 kali transaksi sebanyak 6,6 miliar lembar saham senilai Rp 8,1 triliun.

Dow Jones naik 0.25% ditutup pada level 23,435. Sesuai ekpektasi pasar, rapat FOMC memutuskan tidak mengubah kebijakan suku bunga. The Fed diperkirakan kembali menaikkan suku bunga acuan dalam rapat FOMC bulan Desember.

Bursa-bursa Asia siang ini bergerak negatif. Hanya bursa saham Jepang yang masih melaju positif bersama IHSG.

Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 15,820 poin (0,07%) ke level 22.435,900.
  • Indeks Hang Seng melemah 29,240 poin (0,10%) ke level 28.584,820.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 18,520 poin (0,55%) ke level 3.377,390.
  • Indeks Straits Times menipis 21,580 poin (0,64%) ke level 3.370,030.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 525 ke Rp 72.275, M Cash (MCAS) naik Rp 510 ke Rp 2.580, Matahari (LPPF) naik Rp 425 ke Rp 10.025 dan AKR Corporindo (AKRA) naik Rp 325 ke Rp 7.600.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 700 ke Rp 33.900, Kioson Komersial (KIOS) turun Rp 290 ke Rp 2.710, Bintarco Dharm (CARS) turun Rp 195 ke Rp 1.000 dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 150 ke Rp 22.650. (dna/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads