Antam Berkeinginan Beli 18,72% Saham Freeport
Senin, 30 Mei 2005 16:22 WIB
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menginginkan dapat membeli 18,72 persen saham Freeport. Sebelumnya Antam hanya ditawarkan membeli 9,36 persen saham milik Indocopper Investama. Rencananya selain membeli saham Indocopper itu, Antam bermaksud membeli saham milik pemerintah yang jumlahnya 9,36 persen."Kalau yang dibeli sebesar 18,72 persen, pendanaannya jauh lebih gampang dibandingkan membeli 9,36 persen. Ini juga nilainya lebih besar," kata Dirut Antam D Adityasumanegara dalam RUPS di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta, Senin (30/5/2005).Menurutnya perseroan sudah memberikan surat tembusan kepada Menteri ESDM tentang rencana pembelian saham milik pemerintah tersebut. Selanjutnya perseroan akan melayangkan surat ke Menneg BUMN dan Menkeu.Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah untuk menolak atau menerima tawaran Antam tersebut. Namun, Antam harus melewati beberapa prosedur. "Kalau dari anggota DPR, dukungannya sangat positif," katanya.Perseroan juga belum menentukan sumber pendanaan untuk pembelian saham Freeport tersebut. "Kami belum bisa bicara banyak karena ini masih rencana awal, masih perlu dievaluasi," imbuhnya.Mengenai proyek pembangunan FeNi IV, kata D Adityasumanegara, masih sebatas scoping study di mana dari hitungan-hitungan kasar akan menelan biaya investasi sebesar US$ 650 dan akan memproduksi 30.000 ton nikel dalam feronickel per tahun. Sedangkan dalam proyek FeNi I, Antam bisa memiliki 60 persen saham. Antam sendiri sudah melakukan penandatanganan dengan Posco, perusahaan pertambahan asal Korea dua bulan lalu. Mengenai lokasi tempatnya kemungkinan di Buli, Maluku Utara.Ada pun mengenai perbaikan FeNi III akibat adanya kerusakan, perseroan mengalami kerugian US$ 3-5 juta. Namun hal itu sudah ditanggung oleh perusahaan asuransi. Diharapkan pada Agustus 2005, FeNi III bisa beroperasi kembali.
(san/)











































