Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah tipis. Dolar AS berada di posisi Rp 13.515 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.512.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 7,465 poin (0,12%) ke level 6.052,988. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 1,903 poin (0,19%) ke level 1.008,194.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG bertambah 5,763 poin (0,10%) ke level 6.066,216. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 1,102 poin (0,11%) ke level 1.011,199.
Laju IHSG pun terus menipis siang ini. IHSG turun 23,993 poin (0,40%) ke 6.036,46. Indeks LQ45 melemah 4,395 poin (0,44%) ke 1.005,702.
Jelang sore, IHSG membaik meski belum balik ke zona hijau. IHSG turun 11,069 poin (0,18%) ke 6.049,384. Indeks LQ45 melemah 1,675 poin (0,17%) ke 1.008,422.
Posisi tertinggi IHSG tercatat di 6.069,765 dan terendah di 6.033,553. Investor asing mencatat jual bersih Rp 818,33 miliar, sehingga menambah sentimen negatif bagi IHSG.
Sepanjang hari ini, perdagangan saham terpantau cukup ramai dengan frekuensi perdagangan 325.744 kali transaksi sebanyak 10,6 miliar lembar saham senilai Rp 7,7 triliun.
Mayoritas saham sektoral mengalami pelemahan. Saham sektor infrastruktur jatuh paling dalam 1,71%. Sebanyak 137 saham menguat, 204 saham melemah dan 117 saham stagnan.
Semalam pasar saham Wall Street berakhir mixed. Indeks Dow Jones ditutup naik tipis, kembali mencetak rekor tertingginya, namun S&P 500 dan Nasdaq turun tipis.
Parlemen AS kemarin berhasil meloloskan rancangan UU perpajakan yang akan mengurangi tarif pajak korporasi menjadi 20% dari sebelumnya 35%. Siang ini pasar saham Asia terpantau variatif.
Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
Indeks Nikkei 225 melemah 23,78 poin (0,10%) ke level 22.913,82.
Indeks Hang Seng naik 86,74 poin (0,30%) ke level 28.907,60.
Indeks Komposit Shanghai bertambah 1,89 poin (0,06%) ke level 3.415,46.
Indeks Straits Times menipis 8,15 poin (0,24%) ke level 3.421,25.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Chandra Asri (TPIA) naik Rp 400 ke Rp 28.300, Indah Kiat (INKP) naik Rp 325 ke Rp 5.800, Matahari (LPPF) naik Rp 325 ke Rp 10.600 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 250 ke Rp 16.450.
Sementara saham-saham yang turun signifikan dan masuk jajaran top losers di antaranya adalah United Tractors (UNTR) turun Rp 1.525 ke Rp 34.250, Indocement (INTP) turun Rp 400 ke Rp 22.900, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 350 ke Rp 21.175 dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 300 ke Rp 11.750. (dna/ang)











































