Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.512 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.515.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 6,165 poin (0,10%) ke level 6.055,549. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 1,571 poin (0,16%) ke level 1.009,993.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG melaju 17,275 poin (0,29%) ke level 6.066,659. Sementara Indeks LQ45 menanjak 2,420 poin (0,24%) ke level 1.010,842.
Jelang siang IHSG melaju ke zona merah. IHSG menipis 6,695 poin (0,11%) ke 6.042,689. Indeks LQ45 melemah 3,067 poin (0,30%) ke 1.005,355.
Posisi tertinggi IHSG tercatat di 6.071,542 dan terendah di 6.039,860. Asing melakukan aksi jual dengan catatan jual bersih Rp 215,23 miliar.
Perdagangan saham siang ini pun terpantau moderat dengan frekuensi perdagangan 174.789 kali transaksi sebanyak 5,4 miliar lembar saham senilai Rp 3,3 triliun.
Laju tipis IHSG diwarnai pelemahan 7 sektor saham. Saham sektor konsumsi jatuh paling dalam sebesar 0,74%. Sebanyak 144 saham menguat, 156 saham melemah dan 119 saham stagnan.
Semalam pasar saham Wall Street berakhir positif. Indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq kembali mencetak rekor tertinggi barunya.
Senada dengan IHSG Bursa-bursa Asia bergerak variatif pada rentang yang cenderung tipis. Bursa saham China dan Singapura melemah tipis.
Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 11,10 poin (0,05%) ke level 22.924,92.
- Indeks Hang Seng menguat 163,55 poin (0,57%) ke level 29.071,15.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 2,96 poin (0,09%) ke level 3.412,50.
- Indeks Straits Times menipis 0,68 poin (0,02%) ke level 3.420,57.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Indocement (INTP) turun Rp 550 ke Rp 22.350, Mandom Indonesia (TCID) turun Rp 450 ke Rp 18.800, Multi Bintang (MLBI) turun Rp 250 ke Rp 14.150 dan United Tractors (UNTR) turun Rp 250 ke Rp 34.000. (dna/dna)











































