Follow detikFinance
Senin 13 Nov 2017, 10:50 WIB

Mau Zakat Pakai Saham? Begini Caranya

Danang Sugianto - detikFinance
Mau Zakat Pakai Saham? Begini Caranya Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pasar modal kini tidak hanya menjadi wadah berinvestasi atau mendulang imbal hasil, tapi juga bisa untuk beramal atau zakat.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerjasama dengan PT Henan Putihrai Sekuritas (HP Sekuritas) meluncurkan program Shadaqah dan Zakat Saham Nasabah (Sazadah). Program tersebut hari ini diluncurkan di pasar modal.

"Di tengah kesenjangan sosial yang tinggi, sedekah dan zakat saham menjadi sangat strategis karena program ini merupakan koreksi terhadap kapitalisme, yang semangatnya memaksimalkan akumulasi kapital," kata Ketua Baznas, Bambang Sudibyo di Gedung BEI, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Dia menjelaskan, untuk mengikuti program Baznas, nasabah syariah maupun konvensional cukup mendatangi HP Sekuritas unruk menandatangani fonasi. Lalu nantinya HP Sekuritas yang akan menyalurkan donasi tersebut ke rekening dana nasabah (RDN) miliki Baznas.

Ada dua kategori donasi dalam produk ini, yakni zakat dan shadaqah. Untuk zakat jenis saham yang bisa didonasikan yang terdapat dalam Jakarta Islamic Index (JII). Lalu hasil investasi berupa dividen dan capital gain kan disalurkan pada program zakat community development (ZCD).

Program ZCD merupakan pengembangan komunitas dengan mengintegrasikan aspek sosial seperti pendidlkan, kesehatan, agama, lingkungan, dan aspek sosial lainnya, serta aspek ekonomi secara komprehensif yang pendanaan utamanya bersumber dari zakat, infak, dan sedekah sehingga terwujud masyarakat sejahtera dan mandiri. Tahun ini ditargetkan sebanyak 41 titik ZCD terbangun di berbagai desa di Indonesia.

Lalu untuk untuk shadaqah terdiri dari dua jenis, yakni shadaqah syariah yang sahamnya berasal dari Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), penyaluyrannya juga kepada ZCD. Sementara untuk shadaqah non syariah jenis sahamnya boleh berasal dari seluruh jenis saham di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), namun penyalurannya hanya untuk pembangunan infrastruktur.

Sementara Wakil Sekjem MUI Amirsyah Tambunan menyambut baik program tersebut. Pihaknya berharap program yang baru ada pertama kali di Indonesia itu diharapkan mampu menjangkau seluruh donatur di Indonesia.

"Kita harapkan seperti namanya menjadi sazadah yang panjang, jangan pendek. Sazadah yang bisa menjangkau dari Sabang sampai Merauke, terutama bagi yang memiliki kelebihan harta," tukasnya. (mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed