Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 1,078 poin (0,02%) ke level 6.020,750 gara-gara tekanan jual investor asing. Pemodal domestik berhasil membawa IHSG naik tipis.
Secara perlahan tapi pasti, IHSG mulai menanjak. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi beli investor lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Delapan indeks sektoral di lantai bursa berhasil menguat. Sedangkan indeks sektor konstruksi dan finansial masih terjebak di teritori negatif.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 342.478 kali dengan volume 15,228 miliar lembar saham senilai Rp 6,34 triliun. Sebanyak 150 saham naik, 154 turun, dan 114 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia rata-rata masih bertahan di zona hijau hingga siang hari ini. Hanya pasar saham Jepang yang masih melemah.
Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga siang ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 143,83 poin (0,63%) ke level 22.537,59.
- Indeks Hang Seng menguat 77,34 poin (0,27%) ke level 29.198,26.
- Indeks Komposit Shanghai naik 10,32 poin (0,30%) ke level 3.442,99.
- Indeks Straits Times bertambah 5,99 poin (0,18%) ke level 3.426,09.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 350 ke Rp 21.150, BCA (BBCA) turun Rp 175 ke Rp 20.475, Merck (MERK) turun Rp 175 ke Rp 8.400, dan Supreme Cable (SCCO) turun Rp 150 ke Rp 8.750. (ang/hns)











































