Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.550 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.552.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 13,626 poin (0,23%) ke level 6.001,918. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 3,474 poin (0,35%) ke level 996,667.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi jual investor asing menghambat laju penguatan IHSG. Untungnya, IHSG masih bertahan di zona hijau.
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG melaju 20,699 poin (0,35%) ke level 6.008,991. Sementara Indeks LQ45 menanjak 4,435 poin (0,45%) ke level 997,628.
Kemarin IHSG turun 33 poin ke posisi 5.988. IHSG sudah bergerak lesu sejak perdagangan saham sesi pertama.
Semalam pasar saham AS dan Eropa ditutup turun, seiring penurunan harga sejumlah komoditas, setelah data Industrial Production, Retail Sales, dan Fixed Asset Investment China ternyata jauh di bawah estimasi.
Bursa-bursa Asia pagi ini kompak melemah merespons pasar saham global. Sentimen negatif ini bisa berhembus ke BEI.
Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
Indeks Nikkei 225 melemah 192,31 poin (0,86%) ke level 22.187,70.
Indeks Hang Seng berkurang 100,76 poin (0,35%) ke level 29.051,36.
Indeks Komposit Shanghai turun 15,45 poin (0,45%) ke level 3.414,10.
Indeks Straits Times terpangkas 11,62 poin (0,34%) ke level 3.387,47. (ang/dnl)











































