Sempat Cetak Rekor Intraday, IHSG Tutup di 6.051

Sempat Cetak Rekor Intraday, IHSG Tutup di 6.051

Dana Aditiasari - detikFinance
Jumat, 17 Nov 2017 16:35 WIB
Sempat Cetak Rekor Intraday, IHSG Tutup di 6.051
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Sesaat menjelang penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menukik membuatnya gagal mencatatkan rekor penutupan terbaru. IHSG masih berada di zona positif saat menutup perdagangan sore ini di 6.051.

Padahal, beberapa menit sebelum penutupan, IHSG masih berada di kisaran 6.070 yang memberinya potensi mencetak rekor baru. Rekor terakhir yang berhasil dicatatkan IHSG adalah 5.060.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.523 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.540

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 14,604 poin (0,24%) ke level 6.052,511. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 3,720 poin (0,37%) ke level 1.010,972.

Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (16/11/2017), IHSG bertambah 20,270 poin (0,34%) ke level 6.058,177. Indeks LQ45 tumbuh 4,633 poin (0,46%) ke level 1.011,885.

Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG melaju 30,742 poin (0,51%) ke level 6.068,649. Sementara Indeks LQ45 menanjak 6,637 poin (0,66%) ke level 1.013,889.

Penguatan berlanjut ke sesi 2. IHSG naik 40,020 poin (0,66%) ke 6.077,927. Indeks LQ45 naik 9,386 poin (0,93%) ke 1.016,638.

Menutup sesi dua, IHSG masih menguat namun tak sesuai harapan. IHSG naik 13.825 poin (0,23%) ke 6.051,732. Indeks LQ45 naik 3,744 poin (0,37%) ke 1.010,996.

Posisi tertinggi IHSG sore ini berada di 6.092,352 yang menjadikan level tertinggi secara intraday. Sementara level terendah adalah di 6.059,598.

Perdagangan saham berlangsung moderat sore ini dengan frekuensi perdagangan 300.915 sebanyak 6,7 miliar lembar saham senilai Rp 6,8 triliun.

Menopang laju positif IHGS ada 4 sektor saham yang menguat dipimpin penguatan sektor keuangan sebesar 1,49%. Sebanyak 147 saham menguat, 162 saham melemah dan 137 saham stagnan.

Semalam pasar saham AS dan Eropa ditutup naik cukup signifikan setelah anggota parlemen Partai Republik AS meloloskan RUU Reformasi Pajak yang akan mengurangi tarif pajak korporasi dari 35% menjadi 20%.

Bursa-bursa Asia sore ini kompak menguat menyambut positifnya pasar saham global. Sentimen ini juga terasa ke lantai bursa RI.

Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
Indeks Nikkei 225 menanjak 45,68 poin (0,20%) ke level 22.396,80.
Indeks Hang Seng naik 180,28 poin (0,62%) ke level 29.199,04.
Indeks Komposit Shanghai turun tipis 16,34 poin (0,48%) ke level 3.382,91.
Indeks Straits Times bertambah 41,08 poin (1,23%) ke level 3.382,38.

Saham-saham yang mengalami penguatan tinggi dan masuk jajaran top gainers adalah Indocemen Tunggal (INTP) naik Rp 400 ke Rp 19.900, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 400 ke Rp 49.650, Matahari (LPPF) naik Rp 375 ke Rp 10.975 dan Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 350 ke Rp 7.675.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.025 ke Rp 77.975, Blue Bird (BIRD) turun Rp 200 ke Rp 3.950, H M Sampoerna (HMSP) turun Rp 150 ke Rp 4.100 dan United Tractors (UNTR) turun Rp 125 ke Rp 33.075. (dna/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads