Penguatan Indeks Saham Terhambat Volatilitas Rupiah
Kamis, 02 Jun 2005 09:54 WIB
Jakarta - Potensi bagi penguatan indeks saham gabungan (IHSG) di lantai bursa Jakarta masih terbuka. Akan tetapi, penguatan indeks akan terhambat masih volatilnya rupiah yang pagi ini terus melemah mendekati Rp 9.600 per US$ 1.Potensi penguatan indeks masih terbuka sejalan dengan kondisi fundamental perekonomian Indonesia yang bagus. Hal ini bisa dilihat dari pengumuman inflasi pada Mei 2005 yang turun, serta berbagai langkah bank sentral untuk menaikkan suku bunga. Neraca perdagangan (ekspor-impor) juga masih menunjukkan angka surplus.Selain itu, masuknya dana hasil pembelian saham Sampoerna oleh Philip Morris diyakini juga akan memberikan dampak positif ke pasar, karena dana sekitar US$ 5 miliar akan dapat digunakan untuk belanja saham.Namun, saham-saham sektor perbankan diperkirakan masih akan tertekan oleh isu seputar pelaksanaan peraturan Bank Indonesia (PBI) No 7 tahun 2005 tentang kualitas aktiva produktif. Pasalnya penerapan PBI itu dinilai kontraproduktif bagi bank yang manajemen risikonya sudah bagus.Untuk hari ini, diperkirakan indeks harga saham gabungan akan bergerak pada range 1.075-1.088.
(san/)











































