IHSG Akan Menguat Terbatas

IHSG Akan Menguat Terbatas

Mirae Asset Research - detikFinance
Senin, 20 Nov 2017 08:44 WIB
IHSG Akan Menguat Terbatas
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Berdasarkan data BPS, tingkat pengangguran pada Agustus 2017 turun menjadi 5,50% dari angkatan kerja atau mencapai 7,04 juta orang (vs. 5,61% atau 7,03 juta orang pada setahun sebelumnya). Meski terjadi penurunan tingkat pengangguran, jumlah pengangguran justru meningkat 10.000 orang.

Tingkat pengangguran perkotaan meningkat sebesar 0,19 poin, sementara pengangguran pedesaan turun 0,5 poin.

BPS melaporkan bahwa jumlah angkatan kerja pada Agustus 2017 telah mencapai 128.06 juta orang atau naik menjadi 2.62 juta orang dibandingkan dengan Agustus 2016, sementara jumlah penduduk yang sudah bekerja mencapai 121,02 juta orang atau meningkat sebesar 2,61 juta orang dibandingkan dengan Agustus 2016.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sampai dengan Agustus 2017, struktur pekerjaan di Indonesia masih didominasi oleh pertanian sebesar 35,93 juta orang (29,7%), perdagangan 28,17 juta orang (23,3%), layanan masyarakat 20,48 juta orang (16,9%) sebagai kontributor penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia.

Jika kita lihat tren lapangan kerja saat ini, sektor industri, perdagangan dan jasa kemasyarakatan meningkat masing-masing sebesar 0,93 poin, 0,74 poin dan 0,19 poin, dibandingkan data Agustus 2016.

Sementara sektor pertanian, pertambangan dan konstruksi turun 2,21 poin, 0.10 poin dan 0.01 poin.

Tingkat pengangguran di Indonesia dalam dua tahun terakhir mencatatkan angka terendah sejak Indonesia masuk era reformasi, terutama sejak Presiden Joko Widodo mengambil alih jabatan.

Meski tingkat pengangguran perkotaan relatif lebih tinggi daripada pedesaan, tren itu sendiri terus mengalami penurunan dari 7,12% pada Agustus 2014 menjadi 6,79% pada Agustus 2017. Menurut Peraturan Presiden No. 79/2017, pemerintah menargetkan penciptaan lapangan kerja sebanyak 2 juta orang dan tingkat pengangguran negara sebesar 5,0%-5,3% pada tahun 2018.

IHSG saat masih dalam pola uptrend yang relatif valid yang dimulai sejak 160 hari terakhir dengan r-squared = 0.9045 dan bergerak normal dalam rentang +/-1.67
std.deviasi dari centerline.

Peluang IHSG bergerak di luar pergerakan normal sekitar 9.55% atau sekitar 15 bar chart.

Rata-rata volatilitas normal pergerakan IHSG saat ini sebesar antara +0.35%/- 0.36 % atau +21.13 point/-21.83 point (rata-rata pergerakan normal positif/negatif selama periode analisis).

Terlihat pada pergerakkan daily, rata-rata kenaikan normal selama periode analisis adalah sekitar +0.34%, sementara saat ini di +0.2%.

Sementara itu pada pergerakkan weekly potensi kenaikan normal rata-rata sekitar +1%, sementara saat ini di level +1.41% Dengan demikian potensi kenaikan masih terlihat namun mulai terbatas. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads