Obligasi Bank Lampung Tawarkan Bunga 12,5-13 Persen
Kamis, 02 Jun 2005 11:37 WIB
Jakarta - PT Bank Lampung akan menerbitkan obligasi. Obligasi pertama PT Bank Lampung sebesar Rp 200 miliar ini menawarkan bunga 12,5-13 persen. Obligasi ini mendapatkan peringkat BBB dari Pefindo.Obligasi Bank Lampung terdiri atas dua seri yakni, seri A dengan jangka waktu 3 tahun dengan memberikan kisaran indikasi bunga sebesar 12,5-12,75 persen per tahun. Sedangkan obligasi seri B berjangka waktu lima tahun menawarkan kisaran indikasi bunga 12,75-13 persen. Demikian diungkapkan oleh Direktur Utama Bank Lampung Syamsu Rizal dalam acara due diligence meeting dan paparan publik di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (2/6/2005).Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas (AAA) dan wali amanat PT Bank Mandiri Tbk. Menurut Syamsu Rizal, obligasi ini dijamin dengan aset perseroan berupa piutang tagihan kredit perorangan berkategori lancar dengan nilai sekurang-kurangnya sebesar 125 persen dari nilai pokok obligasi. Sedangkan seluruh dana dari hasil emisi obligasi ini akan digunakan untuk ekspansi kredit terutama kredit perorangan multiguna (kredit PANTAS).Obligasi ini rencananya akan dicatatkan di Bursa Efek Surabaya (BES) pada 14 Juli 2005. Masa penawaraan awal (book building) dilakukan 2-14 Juni 2005 dan masa penawaran dilakukan 6-8 Juli 2005. Kinerja perseroan per akhir tahun 2004 mencatat laba bersih Rp 24,7 miliar, naik 34,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp 20,7 miliar. Sedangkan pendapatan bunga bersih tahun 2004 sebesar Rp 93,2 miliar, naik 34 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp 82,8 miliar.Sementara dalam empat bulan pertama tahun 2005, Bank Lampung telah menyalurkan total kredit bruto sebesar Rp 110 miliar sehingga total kreditnya menjadi Rp 659 miliar. Dana pihak ketiga pada akhir tahun 2004 mencapai Rp 874 miliar. Kinerja lainnya, rasio kecukupan modal (CAR) 14,4 persen, rasio penyaluran kredit (LDR) 73,3 persen, dan kredit bermasalah (NPL) 1,51 persen.Sampai akhir tahun 2005, perseoran menargetkan penyaluran kredit bruto mencapai Rp 900 miliar dan modal Bank Lampung mencapai Rp 85,4 miliar.Menurut Syamsu Rizal, sesuai dengan rencana bisnis dan struktur Arsitektur Perbankan Indonesia (API) diharapkan pada tahun 2007 modal setor Bank Lampung menjadi Rp 150 miliar.
(san/)











































