Sempat Naik Tinggi, IHSG Berakhir Stagnan

Sempat Naik Tinggi, IHSG Berakhir Stagnan

Dana Aditiasari - detikFinance
Senin, 20 Nov 2017 16:32 WIB
Sempat Naik Tinggi, IHSG Berakhir Stagnan
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus rela berakhir stagnan pada penutupan perdagangan sore ini. Padahal siang tadi IHSG sempat cetak rekor intraday.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.527 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.523

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 15,015 poin (0,25%) ke level 6.066,747. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 3,825 poin (0,38%) ke level 1.014,821.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan awal pekan, Senin (20/11/2017), IHSG bertambah 20,470 poin (0,34%) ke level 6.072,202. Indeks LQ45 tumbuh 4,520 poin (0,45%) ke level 1.015,516.

Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG melaju 19,309 poin (0,32%) ke level 6.071,041. Sementara Indeks LQ45 menanjak 3,686 poin (0,36%) ke level 1.014,682.

Berlanjut hingga menutup perdagangan sesi pertama, IHSG masih menguat. IHSG naik 36,986 poin (0,61%) ke 6.088,718. Indeks LQ45 menguat 8,878 poin (0,88%) ke 1.019,874.

Bukannya naik, IHSG malah begrgerak menipis meski masih selamat di zona hijau. IHSG naik tipis 1,550 poin (0,03%) ke 6.053,282. Indeks LQ45 berkurang tipis 0,041 poin (0,00%) ke 1.010,955.

Posisi tertinggi IHSG tercatat di 6.098,779. Catatan ini lebih tinggi dari catatan rekor intraday terakhir di 6.084,871. Sementara posisi terendah IHSG siang ini ada di 6.053,282.

Perdagangan saham cenderung sepi dengan frekuensi perdagangan 296.118 kali transaksi sebanyak 7,9 miliar lembar saham senilai Rp 5,5 triliun.

Sebanyak 6 sektor saham menguat, yang berhasil menahan IHSG dari pelemahan. Saham sektor industri dasar naik paling tinggi 0,82%. Ada 135 saham menguat, 199 saham melemah dan 120 saham stagnan.

Indeks saham di AS dan Eropa ditutup turun pada akhir pekan, setelah pernyataan Menkeu AS bahwa RUU Reformasi Pajak baru akan diserahkan kepada Presiden Trump menjelang liburan akhir tahun, atau lebih lambat dari harapan pasar.

Berbeda dengan IHSG, bursa-bursa Asia sore ini justru cenderung menguat.

Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 menurun 135,04 poin (0,60%) ke level 22.261,76.
  • Indeks Hang Seng naik 61,27 poin (0,21%) ke level 29.260,31.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 9,49 poin (0,28%) ke level 3.392,40.
  • Indeks Straits Times naik 8,21 poin (0,12%) ke level 3.386,59.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.400 ke Rp 80.375, Chandra Asri (TPIA) naik Rp 675 ke Rp 28.975, Matahari (LPPF) naik Rp 325 ke Rp 11.300 dan Fajar Surya (FASW) naik Rp 250 ke Rp 5.650.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, United Tractors (UNTR) turun Rp 875 ke Rp 32.200, AKR Corporindo (AKRA) turun Rp 250 ke Rp 6.675, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 225 ke Rp 49.425 dan Bank Negara Indonesia (BBNI) turun Rp 200 ke Rp 7.975. (dna/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads